INTERNASIONAL
Berita
Pendapatan SingTel tertolong anak usaha regional

KINERJA PERUSAHAAN

Pendapatan SingTel tertolong anak usaha regional


Telah dibaca sebanyak 651 kali
Pendapatan SingTel tertolong anak usaha regional

SINGAPURA. Meski sesak pemain, bisnis telekomunikasi masih menunjukkan kinerja positif. Lirik saja rapor kinerja Singapore Telecommunications Ltd (SingTel) selama April-Juni kemarin.

Di akhir Juni, operator telekomunikasi terbesar di Asia Tenggara ini membukukan laba bersih sebesar S$ 1,01 miliar atau naik 6,9% dibandingkan Juni 2012. Kenaikan laba bersih yang tipis lantaran kinerja pendapatan yang lesu. Selama tiga bulan kemarin, pendapatan SingTel menurun 5,3% menjadi S$ 4,29 miliar.

Meski kenaikan laba SingTel tipis, tapi pencapaian itu melampaui estimasi analis. Survei Bloomberg memperkirakan laba SingTel hanya S$ 928,7 juta. “Performa entitas usaha di kawasan regional masih positif,” ujar Chief Executive Officer SingTel Chua Sock Koong, seperti dikutip Bloomberg, kemarin (14/8).

Rapor kinerja yang stagnan mencerminkan lesunya pasar telekomunikasi Australia. SingTel menyatakan, pelemahan nilai tukar dollar Australia juga menjadi salah satu faktor penekan kinerja. Hitungan SingTel, jika mata uang dollar Australia stabil, pendapatan hanya akan menurun 3%.
Saat ini, SingTel mendekap saham Optus, operator seluler terbesar kedua di Australia.

Selama periode April-Juni kemarin, laba Optus hanya naik 4,9% menjadi A$ 572 juta. Optus berhasil membukukan laba tipis pasca berhemat. Optus menurunkan biaya operasional sebesar 9%, di tengah-tengah lesunya penjualan.

Sumbangan Telkomsel

Hingga akhir tahun, SingTel memprediksi pendapatan sebelum pajak masih akan turun tipis atau sekitar satu digit. “Kami melihat ada sentimen positif dari pasar seluler di India dimana perang harga mulai mereda," imbuh Koong. Di waktu mendatang, SingTel berencana melakukan pertumbuhan anorganik. SingTel menyiapkan dana sebesar S$ 2 miliar untuk sejumlah akuisisi.

Aksi ini ditempuh SingTel di tengah tren lesu pertumbuhan pasar seluler di Singapura. SingTel tengah membidik perusahaan Thailand yakni Advance Info Service Pcl (ADVANC). Pendapatan SingTel dari anak usaha di Singapura tumbuh 7% menjadi S$ 506 juta. Sementara itu, sumbangan dari anak usaha di regional tumbuh 14% menjadi 

S$ 552 juta. Anak usaha yang menjadi penolong kinerja SingTel berasal dari unit bisnis di Indonesia, Thailand dan India.
Total, SingTel menguasai sejumlah saham di Telkomsel (Indonesia), Globe Telecom Inc (Filipina), Bharti Airtel (India), Info Service (Thailand), dan Pacific Bangladesh Telecom (Bangladesh). 

Editor: Dessy Rosalina
Telah dibaca sebanyak 651 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • DJP minta caleg dan capres transparan data pajak

    +

    Pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan presiden baru sebentar lagi mewarnai tahun 2014

    Baca lebih detail..

  • Akbar Tandjung siap jadi cawapres Jokowi

    +

    Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung menyatakan siap maju sebagai bakal calon wakil presiden, termasuk berpasangan dengan Joko Widodo

    Baca lebih detail..