: WIB    —   
indikator  I  

Pfizer jual unit kesehatan konsumen US$ 15 miliar

Pfizer jual unit kesehatan konsumen US$ 15 miliar

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Perusahaan farmasi asal Amerika Serikat (AS), Pfizer Inc., mempertimbangkan untuk menjual atau spin off layanan perawatan kesehatan konsumen. Nilai penjualan aset diperkirakan mencapai US$ 15 miliar. 

Menurut Chief Executive Officer Pfizer Ian Read, langkah ini dilakukan untuk memaksimalkan nilai bagi para pemegang saham. Berbagai pilihan akan dipertimbangkan termasuk pemisahan seluruhnya atau sebagian dari bisnis layanan kesehatan Pfizer. 

Analis memprediksi, penjualan aset Pfizer bisa mencapai empat kali lipat dari pendapatan atau sekitar US$ 14 miliar. Namun, dua analis menyebutkan, Pfizer menargetkan transaksi bisa mencapai US$ 15 miliar. 

Menurut sumber Reuters, pembeli potensial bisnis Pfizer itu adalah Nestle. Selain itu, ada juga beberapa perusahaan kesehatan mapan seperti Reckitt Benckiser, Procter & Gamble, GlaxoSmithKline, Johnson & Johnson dan juga Abbott. 

Nestle disebut-sebut lantaran CEO Nestle Mark Schneider bulan lalu pernah mengatakan Nestle melirik peluang bisnis baru.. 

Keluarnya Pfizer dari bisnis kesehatan konsumen akan menjadi langkah besar sejak perusahaan ini meninggalkan kesepakatan akuisisi senilai US$ 160 miliar dengan Allergan pada 2016. Pfizer juga gagal membeli AstraZeneca pada 2014 silam. 

Pfizer dalam sebuah pernyataan menyebutkan, divisi layanan kesehatan konsumennya menjadi salah satu bisnis produk perawatan kesehatan over-the-counter (OTC) terbesar di dunia. Pada 2016, pendapatan dari segmen bisnis tersebut sekitar US$ 3,4 miliar dan beroperasi di lebih dari 90 negara di seluruh dunia. 

Layanan kesehatan konsumen milik Pfizer memiliki dua  merek ternama, bahkan masuk 10 merek kesehatan konsumen terlaris di seluruh dunia. Merek tersebut adalah Centrum dan Advil. 
Selain itu, bisnis ini memiliki 10 merek yang masing-masing penjualannya melebihi US$ 100 juta di 2016. Pfizer mengharapkan keputusan mengenai alternatif strategis layanan kesehatan konsumen akan dilakukan pada 2018. 

"Pfizer tak akan membuat pernyataan mengenai proses tinjauan strategis sampai keputusan tercapai," kata jurubicara Pfizer. Sebelumnya, pesaing Pfizer, Merck KGaA mendivestasi produk non-resepnya senilai US$ 4,5 miliar.

 


Reporter Avanty Nurdiana
Editor Avanty Nurdiana

DIVESTASI SAHAM

Feedback   ↑ x
Close [X]