1 Teori mengapa Elon Musk belum meroket ke luar angkasa

Jumat, 24 September 2021 | 06:24 WIB Sumber: Yahoo News
1 Teori mengapa Elon Musk belum meroket ke luar angkasa

ILUSTRASI. Miliarder dunia belakangan ramai-ramai menjajal terbang ke luar angkasa. Namun tidak demikian halnya dengan Elon Musk. REUTERS/Hannibal Hanschke


KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Para miliarder dunia, beberapa waktu belakangan ramai-ramai menjajal terbang ke luar angkasa. Namun tidak demikian halnya dengan Elon Musk. 

Melansir Yahoo News yang mengutip The Week, Elon Musk adalah satu-satunya orang yang benar-benar dapat mengungkapkan mengapa dirinya tidak mengikuti jejak rekan miliardernya seperti Richard Branson dan Jeff Bezos yang sudah melakukan perjalanan singkat ke luar angkasa. 

Tapi Marina Koren dari The Atlantic mengajukan satu teori mengenai hal ini. Dan teori itu cukup sederhana.

Koren berbicara dengan Garrett Reisman, seorang profesor teknik di University of Southern California dan pensiunan astronot NASA yang juga menjabat sebagai penasihat senior SpaceX Musk. Pada satu titik, ketika Reisman sedang mengerjakan rencana perusahaan untuk mengangkut astronot NASA, dia mengatakan sudah bertemu dengan Musk untuk membahas penerbangan luar angkasa berawak, dan menyarankan agar mereka menjalankan uji terbang dengan astronot NASA dan astronot yang dipekerjakan oleh SpaceX. 

Baca Juga: Elon Musk ejek Biden pasca SpaceX menyelesaikan misi sipil luar angkasa pertama

Reisman menilai, dengan memiliki "astronot perusahaan", hal itu dapat memberi energi pada armada kerja lainnya. Akan tetapi, Musk dilaporkan hanya menatapnya dan berkata: "Mengapa ada orang yang ingin pergi ke orbit rendah Bumi?"

Kesimpulan Reisman adalah spekulasi, tetapi dia percaya bahwa Musk tidak terlalu terkesan dengan perjalanan yang dilakukan oleh Bezos dan Branson, yang singkat dan hanya mencapai titik yang relatif sering dikunjungi sepanjang sejarah penerbangan antariksa manusia. 

Baca Juga: Kapsul SpaceX dengan awak sipil pertama di dunia sukses mendarat di Samudera Atlantik

Mungkin itu tidak sepenuhnya mengejutkan, mengingat Musk selalu memperhatikan Mars. 

 

Selanjutnya: Bisnis Wisata Ruang Angkasa Taipan Dunia Memanas

 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru