kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

11.400 perusahaan Jepang bangkrut di 2011


Selasa, 10 April 2012 / 10:46 WIB
ILUSTRASI. Anda bisa mendapat manfaat masker kopi dengan menggunakannya secara rutin. KONTAN/Muradi/2017/08/14


Reporter: Asnil Bambani Amri, NHK | Editor: Asnil Amri

TOKYO. Sepanjang tahun 2011, tercatat 11.400 perusahaan menyatakan diri bangkrut dan tak sanggup lagi menjalankan usahanya di Jepang.

Hal ini disampaikan oleh unit penyalur kredit dari Teikoku Databank, seperti yang dilansir situs NHK. Namun begitu, jumlah perusahaan yang bangkrut di 2011 turun 0,5% dibandingkan dua tahun sebelumnya.

Jumlah kebangkrutan perusahaan itu turun tajam sebesar 27% di wilayah Timur laut Jepang. Sebab, di wilayah ini banyak proyek pemerintah yang diserahkan ke swasta terkait penanganan bencana maupun proyek rekonstruksi paska tsunami.

Tapi, ada perusahaan riset mengumumkan sebaliknya, situasi ekonomi di wilayah Timur Laut Jepang mengalami situasi ekonomi yang terburuk sejak dihantam gempa dan tsunami maupun dampak kecelakaan nuklir Fukushima.

Lembaga riset itu mengumumkan, sekitar 1.500 perusahaan di wilayah ini telah berhenti beroperasi. Kondisinya belum diketahui apakah bangkrut , atau pemiliknya tidak dapat dihubungi.

Saat ini, sektor riil di Jepang kesulitan untuk bangkit karena penguatan yen dan juga kenaikan harga minyak yang bisa mengancam kebangkrutan lagi dimasa yang akan datang.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×