kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

131.000 Orang lebih sudah tandatangan petisi tolak Jeff Bezos pulang ke bumi


Senin, 28 Juni 2021 / 05:00 WIB


Sumber: CNBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Saat ini, semakin banyak orang yang menandatangani petisi yang menolak miliarder dunia, Jeff Bezos, kembali ke bumi setelah melakukan perjalanan ke luar angkasa. 

Melansir CNBC, ratusan ribu orang menyatakan bahwa mereka lebih suka jika orang terkaya di planet ini mengambil satu kali perjalanan dan tetap di orbit.

Sebuah petisi di Change.org berjudul "Do not allow Jeff Bezos to return to earth" diluncurkan pada awal Juni, setelah Bezos mengumumkan rencananya untuk terbang pada penerbangan luar angkasa penumpang pertama bulan depan dari perusahaannya Blue Origin. 

Berdasarkan pantauan Kontan pada Senin (28/6/2021) pukul 04.31 WIB, petisi tersebut sudah memiliki lebih dari 131.560 tanda tangan. 

Bezos mengatakan dia bermimpi pergi ke luar angkasa sejak dia berusia 5 tahun.

Baca Juga: Jeff Bezos disarankan bawa Musk dan Zuckerberg ke luar angkasa, tapi dilarang balik

Bagaimana awal mula munculnya petisi ini?

Ric Geiger, 31 tahun, seorang manajer akun untuk grosir perlengkapan otomotif di Michigan, mengatakan kepada CNBC Make It bahwa dia memulai petisi ini hanya sebagai lelucon dengan tujuan awal mencapai 150.000 tanda tangan. 

Geiger mengatakan dia meluncurkan petisi setelah dia melihat lelucon serupa "di halaman meme di Facebook".

Baca Juga: Saham Amazon melesat, Jeff Bezos kembali merebut posisi orang terkaya dunia

"Bagi saya, itu dimulai sebagai lelucon, karena jelas tidak mungkin kita bisa mencegah Jeff Bezos memasuki kembali Bumi," tulis Geiger dalam email. 




TERBARU

[X]
×