Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS)
HPS adalah penyakit berat dan berpotensi mematikan yang menyerang paru-paru. Gejalanya biasanya muncul 1 hingga 8 minggu setelah kontak dengan tikus yang terinfeksi.
Gejala awal:
- Kelelahan
- Demam
- Nyeri otot, terutama di otot besar seperti paha, pinggul, punggung, dan kadang bahu
Sekitar setengah pasien juga mengalami:
- Sakit kepala
- Pusing
- Menggigil
- Gangguan pencernaan seperti mual, muntah, diare, dan nyeri perut
Empat hingga sepuluh hari setelah fase awal, muncul gejala lanjutan berupa:
- Batuk
- Sesak napas
- Dada terasa sesak karena paru-paru terisi cairan
HPS bisa berakibat fatal. Sekitar 38% pasien yang mengalami gejala gangguan pernapasan meninggal dunia.
Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS)
HFRS adalah penyakit serius yang menyerang ginjal. Gejala biasanya muncul 1–2 minggu setelah paparan, meski dalam kasus langka bisa hingga 8 minggu.
Gejala awal (muncul mendadak):
- Sakit kepala hebat
- Nyeri punggung dan perut
- Demam/menggigil
- Mual
- Penglihatan kabur
Beberapa pasien juga mengalami:
- Wajah memerah
- Peradangan atau kemerahan pada mata
- Ruam
Gejala lanjutan dapat meliputi:
- Tekanan darah rendah
- Syok akut (gangguan aliran darah)
- Perdarahan internal
- Gagal ginjal akut yang dapat menyebabkan penumpukan cairan berlebihan
Tingkat Keparahan & Pemulihan
Tingkat keparahan penyakit tergantung jenis virus penyebabnya.
Infeksi virus Hantaan dan Dobrava biasanya lebih berat, dengan tingkat kematian 5–15%.
Tonton: Pesawat Militer AS Berdatangan ke Timur Tengah! Sinyal Perang dengan Iran Makin Dekat
Virus Seoul, Saaremaa, dan Puumala cenderung lebih ringan, dengan tingkat kematian kurang dari 1%.
Pemulihan penuh bisa memakan waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan.













