kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.738.000   -32.000   -1,16%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

35 warga Iran tewas dalam kericuhan saat pemakaman jenderal Qassem Soleimani


Selasa, 07 Januari 2020 / 18:01 WIB
Prosesi pemakaman Mayjen Qassem Soleimani di kota kelahirannya, Kerman, Iran (7/1/2020).


Sumber: CNBC | Editor: Noverius Laoli

Hossein Salami membuat janji di hadapan ribuan orang berkumpul di sebuah alun-alun di Kerman, kota kelahiran Jenderal yang terbunuh, Jenderal Qassem Soleimani.

Sumpahnya mencerminkan tuntutan para pejabat tinggi Iran - dari Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei hingga yang lain - serta para pendukung di seluruh Republik Islam, menuntut pembalasan terhadap Amerika atas pembunuhan yang secara drastis meningkatkan ketegangan di Timur Tengah.

Baca Juga: Respons Kepala Pentagon soal desakan pasukan AS keluar dari Irak

Orang-orang berkabung di Kerman yang berpakaian hitam membawa poster bertuliskan gambar Soleimani, seorang pria yang membunuh pemimpin tertinggi Iran untuk menangis di peti mati pada hari Senin ketika kerumunan mengatakan oleh polisi untuk berada di jutaan jalan-jalan Teheran yang dipenuhi.

Meskipun tidak ada perkiraan independen, rekaman udara dan wartawan Press Associated menyarankan jumlah pemilih setidaknya 1 juta, dan kerumunan itu terlihat pada gambar satelit dari Teheran yang diambil Senin.




TERBARU

[X]
×