kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

5 Ciri-Ciri Orang Bahagia Menurut Warren Buffett, Salah Satunya Tidak Pamer


Selasa, 24 Oktober 2023 / 09:54 WIB
ILUSTRASI. Satu hal yang unik tentang Warren Buffett dibandingkan dengan miliarder lainnya adalah dia tampak benar-benar bahagia. REUTERS/Rick Wilking


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

“Saya membaca dan membaca dan membaca. Saya mungkin membaca lima sampai enam jam sehari. Saya tidak membaca secepat sekarang seperti ketika saya masih muda. Tapi saya membaca lima surat kabar harian. Saya membaca cukup banyak majalah. Saya membaca laporan tahunan. Saya juga membaca banyak hal lain. Saya selalu senang membaca. Saya suka membaca biografi, misalnya.”

Sebagai pembelajar seumur hidup yang penuh semangat, Warren Buffett menunjukkan betapa bahagianya orang-orang yang berinvestasi dalam diri mereka sendiri dan pertumbuhan pribadi mereka.

Seperti yang dikatakan Benjamin Franklin lebih dari 200 tahun yang lalu:

"Investasi dalam pengetahuan selalu menghasilkan bunga terbaik."

4. Mereka Membantu Mereka Yang Kurang Beruntung

Warren Buffett dikenal sebagai salah satu orang paling dermawan di zaman kita dan telah memberikan lebih dari US$ 35 miliar untuk amal.

Miliarder itu berkhotbah bahwa orang yang bahagia adalah mereka yang juga memberi kembali kepada yang kurang beruntung dan mencoba membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik.

Anda mungkin mengatakan bahwa Anda tidak memiliki uang untuk disumbangkan, namun, membantu orang lain tidak perlu diterjemahkan ke dalam dukungan finansial. Terkadang, sumber daya paling berharga yang dapat kita sumbangkan adalah waktu dan energi kita.

5. Mereka Sering Tertawa

Bukan hanya orang bahagia yang lebih sering tertawa, tapi tertawa juga membuat kita lebih bahagia.

Penelitian menunjukkan bahwa tertawa membuat Anda lebih terbuka pada orang baru dan membantu membangun serta memperkuat hubungan. Studi lain menunjukkan bahwa tertawa dapat mempertajam ingatan Anda sekaligus juga mengurangi hormon stres kortisol.

Dengan memilih untuk berada di sekitar orang yang benar-benar mereka sukai dan melakukan pekerjaan yang mereka sukai, orang yang bahagia menciptakan kehidupan yang mengarah pada lebih banyak kebahagiaan.

Dalam wawancara, Warren Buffett tidak takut untuk membuat lelucon dan menunjukkan sisi manusiawinya yang lucu alih-alih bertindak profesional.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×