kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Abbott: Indonesia berutang untuk bantuan tsunami


Rabu, 18 Februari 2015 / 12:07 WIB
Abbott: Indonesia berutang untuk bantuan tsunami
ILUSTRASI. Ingin berlibur ke Korea akhir tahun 2023 nanti? Coba cek paket tur liburan lengkap dan murah ke Korea berikut ini. Dok: Instagram Kampung Korea Desa Kadu Engang


Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SYDNEY. Perdana Menteri Australia Tony Abbott mengatakan Indonesia harus mengingat bantuan yang diberikan oleh negaranya setelah tertimpa musibah tsunami pada 2014 lalu sebagai balasan dengan membatalkan eksekusi mati dua terpidana asal Australia yang terlibat kasus perdagangan narkoba.

Abbott juga bilang, Australia akan sangat kecewa jika eksekusi mati tetap dilaksanakan.

Seperti yang diketahui, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran saat ini tengah menunggu eksekusi mati. Pemerintah Indonesia menegaskan, keduanya akan segera dieksekusi dalam waktu dekat.

Abbott menjelaskan, saat musibah tsunami yang menelan 200.000 jiwa, Pemerintah Australia telah mengirimkan bantuan senilai A$ 1 miliar.

"Saya akan mengatakan kepada masyarakat Indonesia dan Pemerintah Indonesia: Kami di Australia akan selau membantu kalian, dan kami harap ada timbal balik dari kondisi tersebut," jelasnya.

Abbott juga bilang, akan ada sejumlah konsekuensi jika permohonan tersebut diabaikan.

"Kami akan menunjukkan ketidaksenangan kami. Kami akan menunjukkan kepada Indonesia bahwa kami benar-benar kecewa dan sedih," tegasnya.

Sekadar tambahan informasi, Chan dan Sukumaran diperkirakan akan dipindah ke penjara Nusa Kambangan pada pekan ini. Di tempat inilah keduanya akan diesksekusi. Namun, rencana tersebut akhirnya ditunda.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×