kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Abu Dhabi izinkan warga asing miliki tanah di Dubai


Minggu, 21 April 2019 / 17:27 WIB
Abu Dhabi izinkan warga asing miliki tanah di Dubai

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Komarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - DUBAI. Pasar properti Abu Dhabi bakal kian semarak. Terbaru, Pemerintah Abu Dhabi memberikan izin dengan hak penuh bagi warga negara asing dan bisnis milik asing untuk memperoleh tanah yang ditunjuk sebagai zona investasi. Sebelumnya asing hanya boleh memiliki properti dan dilarang untuk menguasai tanah di negara itu.

Mengutip Gulf News pada Minggu (21/4), hak-hak baru ini juga memungkinkan warga asing mengembangkan properti untuk tanah yang diperoleh. Sebelumnya, Aldar Properties, di mana Pemerintah Abu Dhabi memegang saham besar, dan Imkan, yang dimiliki oleh Abu Dhabi Capital Group, telah menguji rencana penawaran properti untuk dijual ke warga asing pada peluncuran baru-baru ini.


Strategi ini telah menghasilkan banyak keuntungnan bagi Aldar, dengan pengembang mengkonfirmasikan mendapatkan 2 miliar dirham (Dh) dari penjualan petah tanah di Alreeman yang berada di lokasi Alshamka dan dekat dengan bandara. Di Lea, yang terletak di sisi utara Pulau Yas, petah tanah tersebut berkisar antara 405 meter persegi hingga 1.800 meter persegi, dan dengan harga mulai dari 990.000 Dh.

"Kami akan memulai awal tahun ini dan kami melihat permintaan yang sangat kuat untuk peluang lahan dalam komunitas yang direncanakan. Menghasilkan lebih dari 2 miliar Dh dari dua perkembangan terakhir kami yakni Alreeman dan Lea menunjukkan bagaimana sentimen pasar bergerak ke arah yang positif," ujar Talal Al Dhiyebi, CEO Aldar.

Sumber-sumber di pasar mengatakan bahwa pengembang menengah sekarang dapat menggunakan land bank mereka untuk mendapatkan uang tunai.  "Ada banyak pengembang dengan berbagai tingkat kepemilikan tanah, dan dekrit baru ini memungkinkan mereka memanfaatkan ini dengan lebih baik. Mereka dapat mengurangi kepemilikan tanah mereka dan membebaskan uang tunai yang sangat dibutuhkan saat dibutuhkan," kata sumber tersebut.

Kebijakan terbaru ini juga memberikan dorongan kepada bisnis milik asing di negara emirat ini. Bahkan akan meluas ke properti industri yang dibangun untuk kebutuhan pergudangan dan logistik.



Video Pilihan

TERBARU

Close [X]
×