kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ada pemberontakan militer, Presiden Mali mundur!


Rabu, 19 Agustus 2020 / 08:50 WIB
Ada pemberontakan militer, Presiden Mali mundur!
ILUSTRASI. Timbuktu, Mali.


Sumber: Al Jazeera | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - MALI. Presiden Mali Ibrahim Boubacar Keita mengumumkan pada Rabu (19/8/2020) pagi bahwa ia mengundurkan diri dari jabatannya. Dia bilang, dirinya tidak ingin terjadi pertumpahan darah menyusul pemberontakan militer yang menjerumuskan negara itu ke dalam krisis politik.

"Hari ini, pihak militer tertentu telah memutuskan bahwa intervensi perlu dilakukan. Apakah saya benar-benar punya pilihan? Karena saya tidak ingin darah tertumpah," kata Keita dalam keterangan singkat yang disiarkan televisi nasional seperti yang dilansir Al Jazeera.

Keita mengatakan bahwa dia telah memutuskan untuk melepaskan tugasnya mulai sekarang.

Tidak jelas apakah militer sekarang secara resmi bertanggung jawab atas negara tersebut.

Sebelumnya, Keita dan Perdana Menteri Boubou Cisse ditahan oleh tentara dalam krisis politik yang dramatis selama berbulan-bulan di negara itu.

Perkembangan itu terjadi beberapa jam setelah tentara mengangkat senjata dan melancarkan pemberontakan di pangkalan utama di Kati, sebuah kota dekat Bamako.

Peristiwa itu terjadi di tengah krisis politik selama berminggu-minggu yang telah mendorong pengunjuk rasa dari pihak oposisi turun ke jalan untuk menuntut mundur Keita. Mereka menuduh Keita membiarkan ekonomi negara runtuh dan salah menangani situasi keamanan yang memburuk.

Sebelumnya pada hari Selasa, pengunjuk rasa oposisi berkumpul di sebuah alun-alun di Bamako untuk menunjukkan dukungan kepada tentara, sementara kedutaan asing menyarankan warganya untuk tetap di dalam rumah.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×