Ada Risiko Keamanan Nasional, AS Melarang Penjualan Peralatan Huawei dan ZTE

Sabtu, 26 November 2022 | 05:40 WIB Sumber: Reuters
Ada Risiko Keamanan Nasional, AS Melarang Penjualan Peralatan Huawei dan ZTE


KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat (FCC) melarang persetujuan peralatan telekomunikasi baru dari Huawei Technologies dan ZTE China karena menimbulkan risiko yang tidak dapat diterima terhadap keamanan nasional AS.

Mengutip Reuters, Sabtu (26/11), FCC mengatakan, pihaknya telah mengadopsi aturan akhir yang melarang penjualan atau impor peralatan yang dibuat oleh produsen peralatan pengawasan China Dahua Technologi Co, perusahaan pengawasan video Hangzhou Hikvision Digital Technology Co Ltd dan perusahaan telekomunikasi Hytera Communications Corp Ltd.

Langkah ini merupakan tindakan keras terbaru AS terhadap raksasa teknologi China di tengah kekhawatiran bahwa China dapat menggunakan perusahaan teknologinya untuk memata-matai orang Amerika. 

Baca Juga: Huawei Dorong Sinergi guna Bangun Kepercayaan Digital Menuju Ekosistem Keamanan Siber

"Aturan baru ini merupakan bagian penting dari tindakan berkelanjutan kami untuk melindungi rakyat Amerika dari ancaman keamanan nasional yang melibatkan telekomunikasi," kata Ketua FCC Jessica Rosenworcel dalam sebuah pernyataan.

Huawei menolak berkomentar dan ZTE tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Ketua FCC Jessica Rosenwcel mengedarkan tindakan yang diusulkan kepada tiga komisaris lainnya untuk mendapat persetujuan akhir pada Oktober. Tindakan yang dimaksud secara efektif melarang perusahaan menjual peralatan baru di AS.

FCC mengatakan pada Juni 2021 sedang mempertimbangkan untuk melarang semua otorisasi peralatan untuk semua perusahaan dalam daftar tertutup.

Baca Juga: Apple Jadi Perusahaan Smartphone Paling Ramah Lingkungan, Ungguli Google dan Samsung

Itu terjadi setelah Maret 2021 penunjukan lima perusahaan China pada apa yang disebut "daftar tertutup" sebagai ancaman terhadap keamanan nasional berdasarkan undang-undang 2019 yang bertujuan melindungi jaringan komunikasi AS: Huawei, ZTE, Hytera Communications Corp Hikvision, dan Dahua.

Keempat komisaris di agensi tersebut, termasuk dua Republikan dan dua Demokrat, mendukung langkah hari Jumat.

Editor: Herlina Kartika Dewi

Terbaru