kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45749,52   23,69   3.26%
  • EMAS920.000 0,66%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Ada social distancing, unduhan aplikasi telekonferensi melambung


Jumat, 03 April 2020 / 20:39 WIB
Ada social distancing, unduhan aplikasi telekonferensi melambung
ILUSTRASI. Aplikasi zoom

Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Kebijakan bekerja di rumah, karantina mandiri, dan pembatasan sosial yang dilakukan sejumlah negara guna mencegah penyebaran membuat jumlah unduhan aplikasi telekonferensi meningkat tajam.

Melansir Techcrunch, aplikasi telekonferensi bisnis mencetak rekor unduhan tertinggi per minggu pada 14 Maret-21 Maret 2020 dengan jumlah 62 juta unduhan. Sementara aplikasi video sosial seperti Houseparty juga mencetak pertumbuhan yang luar biasa di Eropa.

Baca Juga: Dahsyat, Netflix dan You Tube paling banyak diunduh di dunia saat ini

Dari laporan App Annie, dengan jumlah 62 juta unduhan di toko aplikasi utama seperti App Store dan Play Store pad aminggu ketiga Maret, tercatat pertumbuhannya mencapai 45% dibandingkan minggu sebelumnya. Jumlah tersebut bahkan tumbuh 90% dibandingkan rata-rata unduhan per minggunya pada 2019 lalu.

Lonjakan unduhan ini terutama disebabkan oleh tiga aplikasi populer yaitu Google Hangouts Meet, Microsoft Teams, dan Zoom Meetings. Zoom sendiri tetap bercokol di urutan pertama sebagai aplikasi paling banyak diunduh sejak Februari hingga Maret di seluruh dunia, termasuk di Amerika Serikat, Inggris, dan sejumlah negara Eropa lainnya.

Adapun sepanjang pekan ketiga Maret tersebut, Zoom tercatat diunduh 14 kali lebih banyak dibandingkan rata-rata jumlah unduhan per minggunya pada kuartal IV-2019 di AS. 20 kali lebih banyak di Inggris, 22 kali lebih banyak di Prancis, 17 kali lebih banyak di Jerman, 27 kali lebih banyak di Spanyol, dan sampai 55 kali lebih banyak di Italia.

Sementara laporan dari Sensor Tower menyatakan, pengunduh anyar Zoom utamanya berasal dari pengguna baru. Ini didasari fakta bahwa Zoom bahkan tak masuk dalam daftar pencarian 100 besar di AS.

“Artinya, pengguna mengunduh Zoom secara langsung, ataupun dari tautan yang dikirim melalui surel, undangan rekan kerja, maupun laman intranet,” tulis Techcrunch.



TERBARU

[X]
×