Sumber: Reuters | Editor: Nina Dwiantika
KONTAN.CO.ID - GUJARAT. Grup Adani kembali menarik modal investor global untuk memperkuat bisnis bandar udaranya. Adani Enterprises menyepakati penjualan hingga 5,54% saham Adani Airport Holdings kepada konsorsium investor dengan nilai investasi sekitar US$1 miliar.
Reuters (9/9) melaporkan, konsorsium tersebut terdiri dari Temasek, BlackRock, Premji Invest, dan Alpha Wave. Melalui kesepakatan ini, Adani Airport Holdings akan menerbitkan saham baru untuk investor guna memperoleh suntikan modal.
Meski kepemilikan investor global bertambah, Adani Enterprises tetap menjadi pemegang saham pengendali perusahaan operator bandara tersebut.
Kesepakatan ini mencerminkan valuasi Adani Airport Holdings sekitar US$18 miliar sebelum investasi. Namun, Adani tidak mengungkapkan nilai masing-masing tahap investasi maupun harga penerbitan saham baru.
Dana segar tersebut akan digunakan untuk memperluas sekaligus memodernisasi jaringan bandara yang dikelola Adani. Perusahaan juga akan mengembangkan infrastruktur komersial yang terintegrasi dengan kawasan bandara.
Selain itu, Adani menyiapkan ekspansi bisnis penunjang penerbangan, termasuk layanan penanganan darat atau ground handling serta layanan penumpang.
Masuknya sejumlah investor besar global menunjukkan daya tarik bisnis infrastruktur penerbangan India di tengah pertumbuhan permintaan perjalanan udara di negara tersebut.
Adani Airport Holdings saat ini mengelola delapan bandara, termasuk Bandara Internasional Mumbai. Jaringan tersebut mencakup sekitar 25% lalu lintas penumpang dan 33% volume kargo udara India.
Bagi Grup Adani, suntikan dana tersebut menjadi amunisi untuk memperbesar skala bisnis bandara sekaligus memperkuat posisinya di sektor infrastruktur penerbangan India.














