Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Saham Apple berpotensi mendapat tekanan setelah perusahaan memperkenalkan lini iPhone 18 Pro yang disebut mengalami kenaikan harga cukup signifikan.
Dalam riset yang dilakukan Investing.com, KeyBanc Capital Markets mempertahankan rekomendasi Underweight untuk saham Apple dengan target harga US$250 per saham.
Analis KeyBanc memperingatkan bahwa agenda peluncuran iPhone 18 Series dapat mendorong investor menilai kembali dampak kenaikan harga terhadap permintaan dan margin keuntungan Apple.
Baca Juga: Bocoran iPhone Lipat Apple Jelang Debut, Harga Bisa Tembus Rp44 Juta
Harga iPhone 18 Pro Diprediksi Naik
KeyBanc memperkirakan perusahaan menghadapi pilihan sulit untuk mengimbangi tekanan terhadap margin kotor.
Apple dapat menaikkan harga secara luas untuk menutup kenaikan biaya. Namun, strategi tersebut berisiko menekan volume penjualan dan memicu efek "sticker shock" atau kejutan harga bagi konsumen.
Ada opsi menaikkan harga secara lebih selektif. Namun, langkah ini juga berpotensi membuat investor semakin mencermati margin Apple dan membuka kemungkinan kenaikan harga lanjutan pada generasi berikutnya.
Mengutip MacRumors, iPhone 18 Pro akan mengalami kenaikan harga sekitar US$150 menjadi US$1.249.
Sementara itu, harga iPhone 18 Pro Max diperkirakan naik US$200 menjadi US$1.399.
Untuk model lipat yang disebut iPhone Ultra, banyak analis memperkirakan harga awalnya mencapai US$2.199.
Baca Juga: Gaji John Ternus Jadi CEO Apple Capai Rp1 Triliun, Ini Rinciannya
Saham Apple Punya Pola Melemah Saat Event iPhone
KeyBanc juga menyoroti pola historis pergerakan saham Apple menjelang dan setelah pengumuman iPhone.
Dalam lima tahun terakhir, saham Apple rata-rata turun 0,72% pada hari pengumuman iPhone. Lima hari perdagangan setelah acara, saham rata-rata tercatat melemah 1,22%.
Karena itu, KeyBanc melihat event iPhone 18 Pro sebagai potensi katalis negatif bagi saham Apple, terutama jika strategi harga baru perusahaan memunculkan kekhawatiran mengenai permintaan dan margin.
Apple dijadwalkan menggelar acara "Surprise and Shine" pada Rabu, 9 September 2026. Lini iPhone 18 Pro dan iPhone lipat diprediksi akan jadi sajian utama.
Baca Juga: Apple Latih Model AI Khusus China, Gandeng Alibaba untuk Perkuat Apple Intelligence














