kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Air sebanyak 5 miliar m3 dialirkan ke Sungai YangTze untuk atasi kekeringan


Rabu, 25 Mei 2011 / 11:54 WIB
ILUSTRASI. Menkop dan UKM Teten Masduki bersama Menteri BUMN Erick Thohir


Sumber: Bloomberg | Editor: Rizki Caturini

BEIJING. Sungai terpanjang ketiga di dunia yaitu sungai Yangtze di China mengalami pendangkalan akibat kekeringan berkepanjangan yang melanda negeri ini. Malah pemerintah China harus menutup sungai ini karenanya.

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah China memerintahkan operator bendungan terbesar di dunia Three Gorges Dam untuk mengalirkan air sekitar 5 miliar meter kubik ke sungai Yangtze hari ini.

Debit air sebanyak itu setara dengan kebutuhan air untuk mengisi dua juta kolam renang ukuran Olimpiade. Barclays Capital mengatakan pekan lalu bahwa akibat kekeringan ini, China harus meningkatkan kebutuhan minyak sebanyak 300.000 barel per hari untuk menebus energi listrik yang hilang dari tenaga air Sungai YangTze selama ini digunakan sebagai sumber PLTA.

Sungai terpanjang di China ini menopang keberlangsungan 65,7% lahan persawahan di negeri ini. Dari lebih setahun lalu, aliran air dari sungai ini terus berkurang hampir 40% ke 1.600 waduk yang dialirinya.

"Penyebab kekeringan ini masih diperdebatkan. Tapi saya pikir pemanasan global membuat cuaca ekstrem menjadi lebih sering," ujar Ma Wenfeng Analis Senior Konsultan Agribisnis Orient Beijing Ltd.

Akibat pendangkalan sungai ini sekitar 4,4 juta orang dan 3,2 juta hewan ternak menderita kekurangan air.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×