Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Iran mengklaim telah menyerang sebuah kapal yang berafiliasi dengan Israel di Selat Hormuz menggunakan drone, yang menyebabkan kapal tersebut terbakar.
Melansir Reuters, pernyataan ini disampaikan media pemerintah Iran pada Sabtu (4/4/2026), mengutip komandan angkatan laut Garda Revolusi Iran.
Baca Juga: Rusia Evakuasi 198 Staf dari PLTN Bushehr, Risiko Konflik Kian Meningkat
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Israel terkait klaim tersebut.
Di sisi lain, Iran juga menyatakan telah mengizinkan kapal-kapal yang membawa barang kebutuhan pokok untuk melintas menuju pelabuhan-pelabuhan mereka melalui Selat Hormuz.
Hal ini disampaikan melalui surat resmi yang dikutip kantor berita Tasnim.
Dalam ketentuan tersebut, kapal-kapal yang menuju pelabuhan Iran, termasuk yang berada di kawasan Teluk Oman, diwajibkan untuk berkoordinasi dengan otoritas setempat serta mematuhi protokol yang telah ditetapkan sebelum melintasi selat tersebut.
Baca Juga: Serangan Udara Picu Penutupan Jalur Dagang Irak–Iran, Distribusi Pangan Terancam
Sebagai informasi, Iran secara efektif telah menutup Selat Hormuz sebagai respons atas serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang dimulai sejak 28 Februari lalu.
Penutupan jalur vital ini meningkatkan ketegangan geopolitik sekaligus memicu kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi global.













