kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.537   7,00   0,04%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Iran Ancam Tutup Total Selat Hormuz dengan Pasang Ranjau Laut


Senin, 23 Maret 2026 / 16:15 WIB
Iran Ancam Tutup Total Selat Hormuz dengan Pasang Ranjau Laut
ILUSTRASI. Selat Hormuz (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - TEHERAN. Iran mengingatkan, serangan di pesisir selatan Iran dan pulau-pulau akan menyebabkan jalur Teluk terputus dengan pemasangan ranjau laut.

Peringatan ini disampaikan Dewan Pertahanan Iran yang disiarkan media pemerintah Iran pada Senin (23/3/2026.

Sebelumnya, Amerika Serikat (AS) sedang mempertimbangkan rencana untuk menduduki atau memblokade Pulau Kharg Iran, pusat ekspor minyak utama negara itu, untuk menekan Teheran agar membuka kembali Selat Hormuz untuk semua pelayaran.

Baca Juga: Pasar Saham Dubai Rontok usai Iran Ancam Serang Infrastruktur Energi Negara Teluk

"Setiap upaya untuk menyerang pantai atau pulau-pulau Iran akan menyebabkan semua jalur akses di Teluk dipenuhi ranjau laut berbagai jenis, termasuk ranjau terapung yang dapat dilepaskan dari pantai," demikian pernyataan Dewan Pertahanan Iran tersebut yang dikutip Reuters.

"Dalam hal ini, seluruh Teluk praktis akan berada dalam situasi yang mirip dengan Selat Hormuz untuk waktu yang lama. Kita tidak boleh melupakan kegagalan lebih dari 100 kapal penyapu ranjau pada tahun 1980-an dalam menyingkirkan beberapa ranjau laut," sebut Dewan Pertahanan Iran

Dewan Pertahanan mengingatkan bahwa negara-negara non-agresif hanya dapat melewati Selat Hormuz dengan berkoordinasi dengan Iran.

Baca Juga: Iran Murka: Bakal Balas Dendam Jika Pembangkit Listrik Jadi Sasaran


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×