kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.515.000   27.000   1,09%
  • USD/IDR 16.760   20,00   0,12%
  • IDX 8.859   111,06   1,27%
  • KOMPAS100 1.218   13,00   1,08%
  • LQ45 860   7,77   0,91%
  • ISSI 321   6,07   1,93%
  • IDX30 442   3,55   0,81%
  • IDXHIDIV20 516   4,55   0,89%
  • IDX80 135   1,55   1,16%
  • IDXV30 142   1,46   1,04%
  • IDXQ30 142   1,34   0,96%

Aksi membangkang kaum muda New York, berjemur telanjang tanpa masker di Central Park


Senin, 15 Juni 2020 / 09:29 WIB
Aksi membangkang kaum muda New York, berjemur telanjang tanpa masker di Central Park
ILUSTRASI. Ilustrasi warga yang tengah berjemur di kota New York. REUTERS/Andrew Kelly 


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Kaum muda New York tampaknya melakukan aksi pembangkangan terkait imbauan pemerintah agar tetap berpatokan pada protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona. Sebagai bukti, pada Minggu (14/6/2020), mereka memanfaatkan masa akhir pekan yang cerah untuk berjemur di Sheep Meadow Central Park. 

Melansir New York Post, jangankan mengenakan masker, banyak dari mereka yang bertelanjang untuk berjemur tanpa khawatir terjangkit virus. 

Baca Juga: Terbukti, memakai masker menjadi cara terbaik mencegah penularan Covid-19

Melihat hal tersebut, Gubernur New York Andrew Cuomo sangat geram. Sebelumnya, pada Minggu, Cuomo memang mengatakan sudah ada kemajuan besar dalam upaya membendung virus corona di kota tersebut. 

Namun, melihat warganya yang tidak mau mematuhi aturan jarak sosial dan aturan lain terkait pandemi, Cuomo pun mengeluarkan ancaman. Salah satunya, dengan menarik izin peredaran minuman keras dari restoran yang tidak mematuhi aturan. 

Baca Juga: Update virus corona: Jumlah kasus positif di Amerika Serikat menembus dua juta orang!

Selain itu, Cuomo juga berjanji akan menutup kembali tempat bisnis di sejumlah daerah yang gagal menerapkan aturan protokol Covid-19. 

"Apabila pemerintah lokal mencatatkan angka pelanggaran yang tinggi terhadap kebijakan, kemungkinan besar penyebaran virus akan tinggi pula karena pemerintah lokal tidak memantau, tidak menjaga, menindak. Dan ya, kami akan sangat mungkin menutup area tersebut kembali. Satu-satunya cara alternatif adalah menghentikan pembukaan kembali," ujar Cuomo sebagaimana dikutip The Associated Press.




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×