Aktivitas IPO Secara Global Masih Turun, Pasar AS Turun Paling Dalam

Minggu, 24 Juli 2022 | 12:30 WIB   Reporter: Adrianus Octaviano
Aktivitas IPO Secara Global Masih Turun, Pasar AS Turun Paling Dalam

ILUSTRASI. Aktivitas IPO secara global terus menurun. REUTERS/Brendan McDermid

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Aktivitas IPO secara global terus menurun sepanjang kuartal kedua karena jumlah kesepakatan dan pendapatan turun. Pasar AS menjadi yang terkoreksi paling dalam.

Mengutip yahoo finance (24/7), jumlah perusahaan IPO secara global mencatat penurunan 54% yoy menjadi sejumlah 305 perusahaan. Nilai IPO nya pun turun dari kuartal kedua 2021 senilai US$ 115,7 miliar menjadi US$ 40,6 miliar di kuartal kedua 2022, menurut laporan EY Global IPO Trends terbaru.

Berdasarkan data yang sama, pasar Amerika mengalami penurunan paling tajam sebesar 73% setara 41 perusahaan. Nilai IPO nya juga mengalami penurunan 95% menjadi US$ 2,5 miliar.

"Saya tidak tahu bahwa kami telah mencapai dasar, tetapi kami pasti dalam periode menunggu dan melihat," Rachel Gerring, pemimpin IPO EY Americas, mengatakan di Yahoo Finance Live. 

Baca Juga: Semarak IPO Menjadi Ajang Pesta Cuan Para Investor

Penurunan ini terjadi setelah tahun sebelumnya, aktivitas IPO memecah rekor yang luar biasa dengan menghasilkan ekuitas US$ 453,3 miliar yang memecahkan rekor di seluruh dunia. AS sendiri mengakhiri tahun ini dengan hasil US$ 174,6 miliar. 

Namun, penilaian bullish menghancurkan investor dengan kinerja pasca-IPO yang mengecewakan karena sebagian besar perusahaan yang IPO di periode itu diperdagangkan di bawah harga penawaran awal mereka.

Analis melihat perusahaan swasta sedang menavigasi rangkaian rumit dari hambatan ekonomi yang disebabkan oleh resesi dan inflasi global, kenaikan suku bunga, dan perang Rusia-Ukraina. Banyak dari mereka mengalihkan fokus mereka secara internal karena tren iklim IPO saat ini tidak menguntungkan.

Gerring setuju bahwa pendapatan yang lesu berdampak pada pendatang baru yang potensial.

"Perusahaan mengambil waktu untuk fokus ke dalam, mencari dan menantang bisnis mereka, menopang fungsi-fungsi utama dalam kemampuan peramalan arena kesiapan perusahaan publik dan sebagainya, dan menunggu," katanya.

Baca Juga: Terjadi Perlambatan Dramatis dalam Aktivitas IPO Global Setelah Tahun Rekor 2021

Menurut laporan EY, sektor-sektor yang biasanya memimpin aktivitas IPO telah sangat dipengaruhi oleh volatilitas pasar, yang telah menghalangi banyak kesepakatan terjadi. Dan, laporan itu mencatat, sebagian besar IPO 2021 diperdagangkan di bawah harga, dengan kinerja rata-rata mengikuti penurunan pasar yang lebih luas.

Di tengah latar belakang ketidakpastian, Gerring bilang investor IPO saat ini fokus pada jalan yang jelas menuju profitabilitas. Ia menambahkan meskipun volume IPO diperkirakan akan tetap rendah untuk saat ini, perusahaan masih bersiap untuk mencapai bursa suatu hari nanti.

"Saat ini, kami fokus untuk benar-benar membantu perusahaan mengevaluasi jalan mereka untuk go public, bagaimana mereka akan go public, dan benar-benar kesiapan perusahaan publik, memastikan bahwa mereka memikirkan dan mempersiapkan diri untuk tuntutan publik," katanya. 

 

Editor: Herlina Kartika Dewi

Terbaru