kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.971   60,00   0,33%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Akui kecolongan, intelijen Inggris tak menyangka Taliban kuasai Afghanistan tahun ini


Kamis, 02 September 2021 / 09:16 WIB
ILUSTRASI. Pasukan Taliban berjaga sehari setelah penarikan pasukan AS dari Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, Afghanistan 31 Agustus 2021.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Raab dikabarkan akan segera melakukan kunjungan ke kawasan tersebut untuk melakukan pembicaraan diplomatik dan keamanan, termasuk mengunjungi Pakistan untuk pertama kalinya sebagai menteri luar negeri.

"Ini adalah hari-hari awal untuk terlibat dengan Taliban. Mereka menunjukkan bahwa mereka dapat menyediakan lingkungan yang aman bagi pekerja bantuan jika mereka ingin menerima bantuan internasional," kata Raab.

Kantor Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada hari Selasa (31/8) melaporkan bahwa perwakilan khusus untuk transisi Afghanistan, Simon Gass, telah melakukan perjalanan ke Doha, Qatar, untuk bertemu dengan perwakilan Taliban.

Nantinya kedua belah pihak akan membahas langkah-langkah yang aman untuk keluar dari Afghanistan bagi warga negara Inggris dan Afghanistan yang telah bekerja untuk Inggris.

Selanjutnya: Sudah evakuasi 15.000 orang, Inggris resmi tinggalkan Afghanistan




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×