kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.157   13,00   0,08%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

Akui kecolongan, intelijen Inggris tak menyangka Taliban kuasai Afghanistan tahun ini


Kamis, 02 September 2021 / 09:16 WIB
ILUSTRASI. Pasukan Taliban berjaga sehari setelah penarikan pasukan AS dari Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, Afghanistan 31 Agustus 2021.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Raab dikabarkan akan segera melakukan kunjungan ke kawasan tersebut untuk melakukan pembicaraan diplomatik dan keamanan, termasuk mengunjungi Pakistan untuk pertama kalinya sebagai menteri luar negeri.

"Ini adalah hari-hari awal untuk terlibat dengan Taliban. Mereka menunjukkan bahwa mereka dapat menyediakan lingkungan yang aman bagi pekerja bantuan jika mereka ingin menerima bantuan internasional," kata Raab.

Kantor Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada hari Selasa (31/8) melaporkan bahwa perwakilan khusus untuk transisi Afghanistan, Simon Gass, telah melakukan perjalanan ke Doha, Qatar, untuk bertemu dengan perwakilan Taliban.

Nantinya kedua belah pihak akan membahas langkah-langkah yang aman untuk keluar dari Afghanistan bagi warga negara Inggris dan Afghanistan yang telah bekerja untuk Inggris.

Selanjutnya: Sudah evakuasi 15.000 orang, Inggris resmi tinggalkan Afghanistan




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×