kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

American Airlines Tolak Merger dengan United Airlines


Sabtu, 18 April 2026 / 07:34 WIB
American Airlines Tolak Merger dengan United Airlines
ILUSTRASI. Sebuah pesawat American Airlines terparkir di landasan pacu. (REUTERS/Kylie Cooper)


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Wacana merger dua maskapai terbesar Amerika Serikat (AS) yakni United Airlines dan Amerika Airlines sepertinya hanya tinggal rencana.

Jumat (17/4/2026), American Airlines menyatakan tidak tertarik untuk melakukan merger dengan United Airlines dan belum mengadakan pembicaraan semacam itu. Penegasan ini mengurangi prospek kesepakatan yang akan mengubah industri penerbangan dan menghadapi pengawasan ketat dari regulator.

Penggabungan dua maskapai penerbangan jaringan terbesar di AS akan menandai langkah konsolidasi terbesar dalam lebih dari satu dekade, semakin memperketat pasar domestik yang sudah didominasi oleh empat pemain dengan ukuran serupa.

Hal ini akan mengundang pengawasan luar biasa dari regulator, serikat pekerja, dan pembela konsumen, yang semuanya khawatir akan kenaikan tarif dan pengurangan persaingan.

Baca Juga: Global Market: Harga Minyak Anjlok, Wall Street Rekor, Harga US Treasury Melonjak

CEO United Airlines Scott Kirby menyampaikan potensi penggabungan dengan American Airlines dalam pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump pada akhir Februari 2026, seperti yang dilaporkan Reuters.

Pertemuan dengan Trump terjadi tiga hari sebelum dimulainya perang AS-Israel dengan Iran yang menyebabkan harga bahan bakar jet melonjak dan mendorong maskapai penerbangan untuk menaikkan tarif dan biaya guna mengimbangi biaya yang lebih tinggi.

"Meskipun perubahan di pasar maskapai penerbangan yang lebih luas mungkin diperlukan, penggabungan dengan United akan berdampak negatif bagi persaingan dan konsumen, dan oleh karena itu tidak sesuai dengan pemahaman kami tentang filosofi Administrasi (Trump) terhadap industri dan prinsip-prinsip hukum antimonopoli," kata American Airlines dalam sebuah pernyataan.

United Airlines dan Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan komentar soal ini.

Gedung Putih sebelumnya telah menyatakan tidak memiliki pendapat tentang potensi kesepakatan United Airlines untuk American Airlines.

Baca Juga: Selat Hormuz Dibuka, Dolar AS Merana


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×