kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Amerika naikkan prediksi harga minyak tahun depan


Kamis, 14 Oktober 2010 / 08:32 WIB
Amerika naikkan prediksi harga minyak tahun depan
ILUSTRASI. Ilustrasi reksadana Manulife


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Pemerintah AS meningkatkan estimasi harga minyak mentah untuk 2011 sebesar US$ 1 sebarel. Langkah ini dilakukan terkait proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang menunjukkan adanya indikasi peningkatan permintaan minyak sehingga mengurangi cadangan minyak AS.

Menurut laporan Departemen Energi AS bertajuk Short-Term Energy Outlook, minyak jenis West Texas Intermediate akan berada di kisaran US$ 83 sebarel tahun depan. Angka tersebut naik dari prediksi September yang mematok harga US$ 82. Estimasi itu juga meliputi asumsi kalau OPEc akan meningkatkan produksinya seiring kenaikan harga minyak.

Laporan tersebut juga menulis, harga minyak akan naik 6,5% di 2011 dari proyeksi rata-rata tahun ini sebesar US$ 77,97. Catatan saja, sejauh ini, harga rata-rata minyak mentah mencapai US$ 77,90 sebarel di New York.

"Harga minyak dunia diprediksi akan naik secara bertahap seiring pertumbuhan ekonomi global membuat naiknya permintaan minyak dan berkurangnya suplai OPEC di 2011," jelas Energy Information Administration.




TERBARU

[X]
×