kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Amerika Serikat kabulkan permintaan Google untuk gunakan kabel bawah laut AS-Asia


Kamis, 09 April 2020 / 07:15 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

Google mengatakan kepada regulator awal tahun ini bahwa mereka memiliki kebutuhan mendesak untuk memenuhi permintaan internal untuk kapasitas antara AS dan Taiwan, khususnya untuk menghubungkan pusat data Google Taiwan ke pusat data Google di Amerika Serikat dan untuk melayani pengguna di seluruh wilayah Asia-Pasifik.

Ia menambahkan, tanpa kapasitas, nilai besar, investasi modal baru-baru ini yang dilakukan Google di Amerika Serikat berkurang secara signifikan.

Departemen Kehakiman mengatakan tanpa otoritas sementara "Google kemungkinan harus mencari kapasitas alternatif dengan harga yang jauh lebih tinggi."

Baca Juga: Google location data shows slump in trips to malls, offices

Departemen Kehakiman menambahkan, Google juga telah sepakat untuk mengejar diversifikasi titik interkoneksi di Asia, serta membangun fasilitas jaringan yang memberikan lalu lintas sedekat mungkin ke tujuan akhirnya.

Amerika Serikat menyatakan keprihatinannya tentang peran China dalam menangani lalu lintas jaringan dan potensi spionase. Sekitar 300 kabel bawah laut membentuk tulang punggung internet dengan mengangkut 99% lalu lintas data dunia.

Afiliasi Facebook meminta persetujuan FCC untuk menggunakan sebagian kabel yang menghubungkan Filipina dengan Amerika Serikat untuk menangani lalu lintas.

Facebook mengatakan pada hari Rabu bahwa pihaknya menavigasi melalui semua saluran yang sesuai pada perizinan dan perizinan.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×