kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Anggota parlemen dari partai buruh unjuk rasa dukung Gillard kembali jadi PM


Minggu, 04 September 2011 / 16:33 WIB
ILUSTRASI. Petugas malayani nasabah yanga melakukan pembayaran kredit di Mandiri Utama Finance (MUF) Ciputat Tangerang Selatan, Jumat (4/1)./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/04/01/2019.


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

CANBERRA. Beberapa anggota parlemen Australia dari partai buruh berunjuk rasa untuk memberikan dukungan kepada Perdana Menteri Australia, Julia Gillard. Aksi tersebut dilakukan setelah beberapa senior dari tokoh partai dilaporkan menginginkan Gillard mengundurkan diri.

"Julia Gillard sangat tegas dalam kepemimpinannya di Partai Buruh, dan dia memiliki dukungan yang kuat dari anggota," kata Chris Bowen, Menteri Transmigrasi, hari ini (4/9), dalam program internal Australian Broadcasting Corp.

Gillard memang telah melihat popularitasnya dalam survei Newspoll jatuh 19% sejak dia memulai pekerjaannya sebagai perdana Menteri bulan Agustus 2010. Kejatuhannya itu disebabkan langkah-langkahnya yang kurang begitu populer dalam rangka mengatasi perubahan iklim dengan memperkenalkan rencana memberikan pajak bagi emisi karbon.

Dari hasil survei Newspoll bulan lalu kepada 1.147 orang yang dipublikasikan di surat kabar Australia pada 23 Agustus, terlihat dukungan dari partai buruh berkurang menjadi 27%. Partai oposisi dari koalisi Liberal-National juga telah menarik 47% dukungannya.

Selain itu, surat kabar Australia dilaporkan terdapat lebih dari 35.500 responden secara online menginginkan Gillard untuk mundur. Walaupun masih ada 3.317 responden yang menginginkan dia tetap menjabat.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×