kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45759,60   -5,01   -0.66%
  • EMAS888.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.17%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.12%

Angka bunuh diri di Jepang turun selama 2019, terendah dalam 40 tahun


Jumat, 17 Januari 2020 / 16:06 WIB
Angka bunuh diri di Jepang turun selama 2019, terendah dalam 40 tahun
ILUSTRASI. Pejalan kaki di Kota Tokyo. REUTERS/Thomas Peter

Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Angka bunuh diri di Jepang pada tahun 2019 turun ke level terendah dalam lebih dari 40 tahun. Menurut pihak kepolisian Jepang, seperti yang dilansir Reuters, penurunan tersebut sudah berlangsung selama 10 tahun berturut-turut.

Meskipun aksi bunuh diri memiliki sejarah panjang di Jepang sebagai cara untuk menghindari rasa malu atau tidak hormat, dan tingkat bunuh diri masih di atas negara-negara Kelompok Tujuh, upaya pemerintah Jepang cukup berhasil menekan angka bunuh diri sekitar 40% dalam kurun waktu 15 tahun.

Melansir Reuters, angka bunuh diri pada tahun 2019 turun sebesar 881 orang. Angka ini  menjadikan angka bunuh diri di Jepang berada di bawah 20.000 untuk pertama kalinya sejak pencatatan dimulai pada tahun 1978.

Baca Juga: Ini serangkaian skandal dan tragedi yang hantam industri K-pop

Tingkat bunuh diri turun menjadi 15,8 per 100.000 orang. Artinya, ada penurunan sebesar 0,7. Sebaliknya, tingkat bunuh diri di Amerika Serikat, yang populasinya dua kali lebih besar dari populasi Jepang, adalah 14 per 100.000 pada 2017. Ini merupakan tahun terakhir di mana datanya tersedia, meskipun bunuh diri merupakan masalah yang terus meningkat di sana.

Berdasarkan jenis kelamin, 13.937 pria dan 6.022 wanita yang melakukan aksi bunuh diri. Tidak ada pengelompokan berdasarkan kelompok umur.

Bunuh diri Jepang memuncak pada tahun 2003 yang mencapai 34.427 orang. Kondisi ini membuat para pembuat kebijakan khawatir dan menarik perhatian asing.

Baca Juga: Sisi gelap K-Pop, dari skandal hingga tragedi

Meskipun polisi tidak memberikan alasan untuk penurunan angka bunuh diri, sepertinya perekonomian Jepang yang membaik tidak diragukan lagi telah membantu hal tersebut. Selain itu, program pencegahan bunuh diri tahun 2007 yang dijalankan pada 2016, tampaknya membuahkan hasil.



TERBARU

[X]
×