kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Malaysia Naikkan Harga Referensi CPO Maret, Bea Keluar Tetap 9%


Kamis, 12 Februari 2026 / 09:44 WIB
Malaysia Naikkan Harga Referensi CPO Maret, Bea Keluar Tetap 9%
ILUSTRASI. CPO (Dok/NSSS)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Malaysia menaikkan harga referensi minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) untuk Maret, namun struktur tersebut tetap mempertahankan bea keluar di level 9%, berdasarkan surat edaran yang dirilis di situs Malaysian Palm Oil Board (MPOB) pada Kamis (12/2/2026).

Baca Juga: Rupiah Melemah Kamis (12/2) Pagi di Tengah Pergerakan Terbatas Mata Uang Asia

Eksportir sawit terbesar kedua dunia itu menetapkan harga referensi CPO sebesar 3.896,09 ringgit (US$996,95) per metrik ton untuk Maret.

Sebagai perbandingan, harga referensi Februari berada di level 3.846,84 ringgit per ton dan juga dikenakan bea keluar 9%.

Struktur pajak ekspor Malaysia dimulai dari tarif 3% untuk CPO pada kisaran harga 2.250–2.400 ringgit per ton.

Baca Juga: Bangladesh Gelar Pemilu Bersejarah Usai Revolusi Gen Z Gulingkan Sheikh Hasina

Tarif maksimum ditetapkan sebesar 10% apabila harga melampaui 4.050 ringgit per ton.

Kenaikan harga referensi Maret belum cukup untuk mendorong tarif ke level maksimum, sehingga bea keluar tetap berada di ambang 9%.


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×