kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.637.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.664   0,00   0,00%
  • IDX 6.627   -9,91   -0,15%
  • KOMPAS100 866   -1,02   -0,12%
  • LQ45 656   -1,46   -0,22%
  • ISSI 232   1,02   0,44%
  • IDX30 367   -0,76   -0,21%
  • IDXHIDIV20 454   -1,07   -0,24%
  • IDX80 99   0,01   0,01%
  • IDXV30 126   0,76   0,61%
  • IDXQ30 117   -0,39   -0,33%

Malaysia Naikkan Harga Referensi CPO Maret, Bea Keluar Tetap 9%


Kamis, 12 Februari 2026 / 09:44 WIB
Malaysia Naikkan Harga Referensi CPO Maret, Bea Keluar Tetap 9%
ILUSTRASI. CPO (Dok/NSSS)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Malaysia menaikkan harga referensi minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) untuk Maret, namun struktur tersebut tetap mempertahankan bea keluar di level 9%, berdasarkan surat edaran yang dirilis di situs Malaysian Palm Oil Board (MPOB) pada Kamis (12/2/2026).

Baca Juga: Rupiah Melemah Kamis (12/2) Pagi di Tengah Pergerakan Terbatas Mata Uang Asia

Eksportir sawit terbesar kedua dunia itu menetapkan harga referensi CPO sebesar 3.896,09 ringgit (US$996,95) per metrik ton untuk Maret.

Sebagai perbandingan, harga referensi Februari berada di level 3.846,84 ringgit per ton dan juga dikenakan bea keluar 9%.

Struktur pajak ekspor Malaysia dimulai dari tarif 3% untuk CPO pada kisaran harga 2.250–2.400 ringgit per ton.

Baca Juga: Bangladesh Gelar Pemilu Bersejarah Usai Revolusi Gen Z Gulingkan Sheikh Hasina

Tarif maksimum ditetapkan sebesar 10% apabila harga melampaui 4.050 ringgit per ton.

Kenaikan harga referensi Maret belum cukup untuk mendorong tarif ke level maksimum, sehingga bea keluar tetap berada di ambang 9%.


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×