kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.923   27,00   0,16%
  • IDX 7.164   -138,03   -1,89%
  • KOMPAS100 989   -24,52   -2,42%
  • LQ45 732   -14,72   -1,97%
  • ISSI 252   -6,20   -2,41%
  • IDX30 398   -8,38   -2,06%
  • IDXHIDIV20 499   -11,65   -2,28%
  • IDX80 112   -2,43   -2,13%
  • IDXV30 136   -1,81   -1,31%
  • IDXQ30 130   -3,03   -2,28%

Malaysia Naikkan Harga Referensi CPO Maret, Bea Keluar Tetap 9%


Kamis, 12 Februari 2026 / 09:44 WIB
Malaysia Naikkan Harga Referensi CPO Maret, Bea Keluar Tetap 9%
ILUSTRASI. CPO (Dok/NSSS)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Malaysia menaikkan harga referensi minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) untuk Maret, namun struktur tersebut tetap mempertahankan bea keluar di level 9%, berdasarkan surat edaran yang dirilis di situs Malaysian Palm Oil Board (MPOB) pada Kamis (12/2/2026).

Baca Juga: Rupiah Melemah Kamis (12/2) Pagi di Tengah Pergerakan Terbatas Mata Uang Asia

Eksportir sawit terbesar kedua dunia itu menetapkan harga referensi CPO sebesar 3.896,09 ringgit (US$996,95) per metrik ton untuk Maret.

Sebagai perbandingan, harga referensi Februari berada di level 3.846,84 ringgit per ton dan juga dikenakan bea keluar 9%.

Struktur pajak ekspor Malaysia dimulai dari tarif 3% untuk CPO pada kisaran harga 2.250–2.400 ringgit per ton.

Baca Juga: Bangladesh Gelar Pemilu Bersejarah Usai Revolusi Gen Z Gulingkan Sheikh Hasina

Tarif maksimum ditetapkan sebesar 10% apabila harga melampaui 4.050 ringgit per ton.

Kenaikan harga referensi Maret belum cukup untuk mendorong tarif ke level maksimum, sehingga bea keluar tetap berada di ambang 9%.

Selanjutnya: Indonesia Mau Punya DME Batubara, Proyek CCUS Wajib Ikut

Menarik Dibaca: Promo Kimukatsu Buy 1 Free 1 Valentine, Hemat Maksimal Khusus Jomblo sampai Besok




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×