kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Malaysia Naikkan Harga Referensi CPO Maret, Bea Keluar Tetap 9%


Kamis, 12 Februari 2026 / 09:44 WIB
Malaysia Naikkan Harga Referensi CPO Maret, Bea Keluar Tetap 9%
ILUSTRASI. CPO (Dok/NSSS)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Malaysia menaikkan harga referensi minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) untuk Maret, namun struktur tersebut tetap mempertahankan bea keluar di level 9%, berdasarkan surat edaran yang dirilis di situs Malaysian Palm Oil Board (MPOB) pada Kamis (12/2/2026).

Baca Juga: Rupiah Melemah Kamis (12/2) Pagi di Tengah Pergerakan Terbatas Mata Uang Asia

Eksportir sawit terbesar kedua dunia itu menetapkan harga referensi CPO sebesar 3.896,09 ringgit (US$996,95) per metrik ton untuk Maret.

Sebagai perbandingan, harga referensi Februari berada di level 3.846,84 ringgit per ton dan juga dikenakan bea keluar 9%.

Struktur pajak ekspor Malaysia dimulai dari tarif 3% untuk CPO pada kisaran harga 2.250–2.400 ringgit per ton.

Baca Juga: Bangladesh Gelar Pemilu Bersejarah Usai Revolusi Gen Z Gulingkan Sheikh Hasina

Tarif maksimum ditetapkan sebesar 10% apabila harga melampaui 4.050 ringgit per ton.

Kenaikan harga referensi Maret belum cukup untuk mendorong tarif ke level maksimum, sehingga bea keluar tetap berada di ambang 9%.


Tag


TERBARU

[X]
×