kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Malaysia Naikkan Harga Referensi CPO Maret, Bea Keluar Tetap 9%


Kamis, 12 Februari 2026 / 09:44 WIB
Malaysia Naikkan Harga Referensi CPO Maret, Bea Keluar Tetap 9%
ILUSTRASI. CPO (Dok/NSSS)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Malaysia menaikkan harga referensi minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) untuk Maret, namun struktur tersebut tetap mempertahankan bea keluar di level 9%, berdasarkan surat edaran yang dirilis di situs Malaysian Palm Oil Board (MPOB) pada Kamis (12/2/2026).

Baca Juga: Rupiah Melemah Kamis (12/2) Pagi di Tengah Pergerakan Terbatas Mata Uang Asia

Eksportir sawit terbesar kedua dunia itu menetapkan harga referensi CPO sebesar 3.896,09 ringgit (US$996,95) per metrik ton untuk Maret.

Sebagai perbandingan, harga referensi Februari berada di level 3.846,84 ringgit per ton dan juga dikenakan bea keluar 9%.

Struktur pajak ekspor Malaysia dimulai dari tarif 3% untuk CPO pada kisaran harga 2.250–2.400 ringgit per ton.

Baca Juga: Bangladesh Gelar Pemilu Bersejarah Usai Revolusi Gen Z Gulingkan Sheikh Hasina

Tarif maksimum ditetapkan sebesar 10% apabila harga melampaui 4.050 ringgit per ton.

Kenaikan harga referensi Maret belum cukup untuk mendorong tarif ke level maksimum, sehingga bea keluar tetap berada di ambang 9%.

Selanjutnya: Indonesia Mau Punya DME Batubara, Proyek CCUS Wajib Ikut

Menarik Dibaca: Promo Kimukatsu Buy 1 Free 1 Valentine, Hemat Maksimal Khusus Jomblo sampai Besok




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×