kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Anwar Ibrahim Sebut Malaysia Bersiap Gabung dengan BRICS


Rabu, 19 Juni 2024 / 08:56 WIB
ILUSTRASI. Malaysia sedang bersiap untuk bergabung dengan kelompok negara berkembang BRICS. MEDIA CENTER KTT ASEAN 2023/M Agung Rajasa


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Menurut Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dalam sebuah wawancara dengan outlet media China, Guancha, saat ini Malaysia sedang bersiap untuk bergabung dengan kelompok negara berkembang BRICS.

Reuters memberitakan, kelompok negara BRICS awalnya mencakup Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan.

Namun pada tahun lalu, kelompok ini mulai memperluas keanggotaannya untuk menantang tatanan dunia yang didominasi oleh perekonomian Barat. 

Arab Saudi, Iran, Ethiopia, Mesir, Argentina dan Uni Emirat Arab bergabung sebagai anggota terbaru dan lebih dari 40 negara menyatakan minatnya untuk menyusul.

“Kami sudah mengambil keputusan, kami akan segera menerapkan prosedur formalnya. Kami tinggal menunggu hasil akhir dari pemerintah di Afrika Selatan,” kata Anwar, menurut video wawancara yang diposting Guancha pada Minggu.

Baca Juga: Turki Ingin Gabung ke BRICS? Ini Tanggapan Rusia

Perwakilan dari kantor Anwar pada hari Selasa membenarkan pernyataannya kepada Reuters.

Saat wawancara, dia tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang proses lamaran menjadi anggota.

Pernyataan Anwar muncul menjelang kunjungan tiga hari Perdana Menteri China Li Qiang pada minggu ini ke Kuala Lumpur, sebagai bagian dari perayaan 50 tahun hubungan diplomatik antara Malaysia dan China.

Baca Juga: Dolar AS Bakal Tergeser Jika BRICS Produksi Kripto, Robert Kiyosaki: Beli Bitcoin!

Malaysia dan China diperkirakan akan menandatangani beberapa kesepakatan selama kunjungan Li, termasuk memperbarui perjanjian kerja sama perdagangan dan ekonomi yang berdurasi lima tahun.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×