kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

ANZ tertarik untuk membeli aset RBS


Kamis, 26 Maret 2015 / 07:31 WIB
ILUSTRASI. BMKG meramalkan cuaca di Jawa Timur pada Jumat (13/10) cenderung cerah pinga berawan


Reporter: Dessy Rosalina | Editor: Uji Agung Santosa

SYDNEY. Bank asal Negeri Kanguru, Australia & New Zealand Banking Group Ltd (ANZ) menyatakan tertarik dengan aset Royal Bank of Scotland Group Plc (RBC).

Ini terkait rencana RBS melepas aset di kawasan Asia Pasifik. “Kami tertarik membeli aset RBS. Ada peluang bagus di Asia Pasifik seiring keputusan bank Eropa dan Amerika Serikat menarik diri," ujar Andrew Geczy, Head of ANZ International and Institutional Banking Business kepada Bloomberg, Rabu (25/3).

Andai berhasil membeli aset RBS, posisi ANZ bakal semakin kokoh di Asia dan mampu bersaing dengan Citigroup Inc dan HSBC Holdings Plc. Sebelumnya, Ross McEwan, CEO RBS menyatakan, akan merombak bisnis sebagai bagian dari upaya menekan beban operasional. Sebabnya, RBS telah merugi dalam tujuh tahun berturut-turut.

Sementara, ANZ berambisi memacu kontribusi laba bersih bisnis di luar Australia dan Selandia Baru hingga dua kali lipat. Targetnya, laba dari bisnis luar negeri menyumbang 30% terhadap laba.




TERBARU

[X]
×