kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

ANZ tertarik untuk membeli aset RBS


Kamis, 26 Maret 2015 / 07:31 WIB
ILUSTRASI. BMKG meramalkan cuaca di Jawa Timur pada Jumat (13/10) cenderung cerah pinga berawan


Reporter: Dessy Rosalina | Editor: Uji Agung Santosa

SYDNEY. Bank asal Negeri Kanguru, Australia & New Zealand Banking Group Ltd (ANZ) menyatakan tertarik dengan aset Royal Bank of Scotland Group Plc (RBC).

Ini terkait rencana RBS melepas aset di kawasan Asia Pasifik. “Kami tertarik membeli aset RBS. Ada peluang bagus di Asia Pasifik seiring keputusan bank Eropa dan Amerika Serikat menarik diri," ujar Andrew Geczy, Head of ANZ International and Institutional Banking Business kepada Bloomberg, Rabu (25/3).

Andai berhasil membeli aset RBS, posisi ANZ bakal semakin kokoh di Asia dan mampu bersaing dengan Citigroup Inc dan HSBC Holdings Plc. Sebelumnya, Ross McEwan, CEO RBS menyatakan, akan merombak bisnis sebagai bagian dari upaya menekan beban operasional. Sebabnya, RBS telah merugi dalam tujuh tahun berturut-turut.

Sementara, ANZ berambisi memacu kontribusi laba bersih bisnis di luar Australia dan Selandia Baru hingga dua kali lipat. Targetnya, laba dari bisnis luar negeri menyumbang 30% terhadap laba.




TERBARU

[X]
×