kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Apa yang membuat Warren Buffett belajar memainkan ukulele?


Sabtu, 17 Agustus 2019 / 08:45 WIB
Apa yang membuat Warren Buffett belajar memainkan ukulele?
ILUSTRASI. CEO Berkshire Hathaway Warren Buffett


Reporter: Tri Adi | Editor: Tri Adi

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Bahwa warren Buffett piawai memainkan ukulele, itu tidak terbantahkan. Namun bagaimana Buffet memperoleh keterampilan itu.

Ini adalah kisah semanis es krim cone Dairy Queen. Pada 1949, saat itu investor ulung ini masih berusia 18 tahun. Dia pulang dari kampus untuk mengikuti kuliah musim panas. 

Dia sudah kuliah di Universitas Pennsylvania tetapi akan segera pindah ke Universitas Nebraska. Buffett  mengambil kelas musim panas dan mengerjakan beberapa pekerjaan, seperti  mengawasi loper koran di komunitas pedesaan di sekitar Lincoln dan menjual perabotan pria paruh waktu di Omaha JC Penney's.

Baca Juga: Warren Buffett: Tanpa skill ini, sama saja mengubur potensi diri

Di Omaha ada seorang gadis yang memikat hatinya. Gadis itu, menurut hearnebraska.org,  bernama Betty Gallagher. Buffett  sangat suka pada gadis manis itu.  Yang dia tidak suka,  Betty sudah punya pacar dan tidak tertarik pada perhatiannya.  

Bufffet tidak putus asa. Dia pun  mengukur keunggulan dirinya.  Apa yang dimiliki pacar Betty yang tidak dia miliki? Jawabannya cuma satu:  ukulele. 
Jadi dia membeli ukulele untuk dirinya sendiri, belajar memainkan, dan menyenandungkan lagu untuk  Betty. Hasilnya? Betty tetap memilih pria lain.

Baca Juga: Diplomasi ukulele Warren Buffett mengubah perjalanan hidupnya

Kecewa. Namun Buffett sudah telanjur terjebak dengan ukulele. Dia acap memainkan ukulele di ruang bawah tanah JC Penney dan bernyanyi bersama dengan karyawan lain  sebelum shift  tiba. Keterjebakannya ini nantinya akan berguna ketika  dia jatuh cinta pada gadis Omaha muda bernama Susan Thompson. ♦ 




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×