kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Arab Saudi buka pintu lebar-lebar bagi turis asing, tak ada peraturan abaya lagi


Jumat, 27 September 2019 / 07:21 WIB
ILUSTRASI. JAMAAH BERKUMPUL DI MINA


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Banyak dari agenda reformasinya mendapat pujian internasional. Akan tetapi citranya telah ternoda oleh pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi tahun lalu, penangkapan para kritikus termasuk aktivis wanita terkemuka, dan perang yang menghancurkan di Yaman.

Baca Juga: Inggris, Prancis, Jerman kompak salahkan Iran atas serangan ke Arab Saudi

Ketegangan dengan saingan beratnya, Iran, juga telah meningkat. Riyadh menyalahkan Teheran atas serangan awal bulan ini pada fasilitas minyak Saudi, yang dengan tegas dibantah Iran.

Khateeb, yang mengetuai Komisi Pariwisata dan Warisan Nasional Saudi, mengatakan negara itu "sangat, sangat aman" dan serangan itu tidak akan berdampak pada rencana mereka untuk menarik wisatawan.

Pariwisata menjadi prioritas utama dalam agenda putra mahkota, meskipun infrastruktur masih minim. Untuk mendorong pertumbuhan, Khateeb memperkirakan dana investasi yang diperlukan sekitar 250 miliar riyal (US$ 67 miliar), termasuk 500.000 kamar hotel baru pada tahun 2030 - setengah di proyek mega yang didukung pemerintah dan setengah dari investor swasta.

Pemerintah ingin menarik 100 juta kunjungan tahunan pada tahun 2030, naik dari sekitar 40 juta kunjungan saat ini. Kontribusi terhadap PDB ditargetkan mencapai 10% dari 3%.




TERBARU

[X]
×