kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

AS berencana kerahkan kapal induk untuk jemput sisa pasukan di Afghanistan


Kamis, 22 April 2021 / 10:12 WIB
ILUSTRASI. USS Gerald R. Ford milik Angkatan Laut ini merupakan jenis kapal induk terbesar di dunia yang mampu menampung hingga 75 unit pesawat tempur.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Biden pada hari Rabu (14/4) resmi mengumumkan bahwa penarikan seluruh pasukan AS di Afghanistan akan dimulai pada 1 Mei mendatang. Keputusan ini sekaligus menandai berakhirnya perang panjang AS di kawasan tersebut.

Dalam pidatonya di Gedung Putih, Biden mengakui bahwa tujuan AS di Afghanistan sudah tidak lagi jelas selama dekade terakhir. Bagi Biden, saat ini AS sudah tidak memiliki tujuan yang jelas lagi di Afghanistan.

"Kami diserang. Kami berperang dengan tujuan yang jelas. Kami mencapai tujuan tersebut. Dan inilah saatnya mengakhiri perang selamanya," ungkap Biden.

Baru sekitar empat bulan menjabat sebagai presiden, Biden mengakui bahwa risiko kebijkan ini memang terlalu besar. Ia mengakui Al Qaeda mungkin akan bangkit kembali, atau pemberontak Taliban bisa saja menggulingkan pemerintah yang didukung AS di Kabul.

"Saya sekarang adalah presiden AS keempat yang memimpin kehadiran pasukan AS di Afghanistan. Saya tidak akan meneruskan tanggung jawab ini kepada yang kelima," lanjut Biden.

Selanjutnya: Biden berencana tarik 2.500 tentara AS di Afghanistan pada 11 September mendatang




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×