kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

AS dan Kanada Gagal Capai Kesepakatan Tarif, Perang Dagang Makin Sengit


Sabtu, 22 Agustus 2026 / 14:00 WIB
AS dan Kanada Gagal Capai Kesepakatan Tarif, Perang Dagang Makin Sengit
ILUSTRASI. Amerika Serikat dan Kanada gagal mencapai kesepakatan perdagangan (Grace Hollars/USA TODAY via REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Amerika Serikat dan Kanada gagal mencapai kesepakatan perdagangan pada Jumat (21/8/2026) malam, dan AS menyatakan akan mengenakan tarif 50% terhadap sejumlah impor dari Kanada.

Seorang pejabat senior pemerintahan Trump mengatakan bahwa tarif berdasarkan Bagian 338 (Section 338) terhadap barang-barang Kanada senilai sekitar US$ 20 miliar akan mulai berlaku tepat setelah tengah malam pada hari Sabtu.

Mengutip Reuters, Sabtu (22/8/2026), Pejabat Kanada, Mark Carney, mengatakan bahwa ia telah menangguhkan negosiasi perdagangan dan Kanada akan melakukan tindakan balasan yang setara nilainya (dolar demi dolar) terhadap tarif baru tersebut.

Baca Juga: Naikkan Status Vietnam ke Emerging Market, FTSE Russell Masukkan Hoa Pahat & Vingroup

Keputusan pemerintahan AS ini diambil setelah tiga hari perundingan di Washington antara menteri perdagangan Kanada untuk urusan AS, Dominic LeBlanc, dan Perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer.

"Saya telah memutuskan untuk menangguhkan negosiasi perdagangan dengan AS dan telah menginstruksikan para negosiator Kanada untuk kembali ke Ottawa," ujar Carney dalam sebuah pernyataan.

"Mereka (para negosiator) telah bekerja keras dengan itikad baik untuk memperjuangkan kepentingan rakyat Kanada sepanjang negosiasi ini hingga saat-saat terakhir," katanya. 

"Namun, perubahan menit-menit terakhir pada ketentuan yang diusulkan AS dinilai tidak adil, tidak masuk akal secara ekonomi, dan menimbulkan keraguan terhadap keandalan kesepakatan apa pun."

Meskipun langkah-langkah baru ini berdampak pada sebagian kecil ekspor Kanada, kebijakan tersebut menambah beban tarif AS yang sudah ada sebelumnya terhadap baja, kayu, dan otomotif. 

Baca Juga: Tesla dan Produsen Lain Mulai Melakukan Recall Besar-besaran di China

Tarif baru ini dapat menghambat pemulihan ekonomi Kanada yang masih rapuh serta mempengaruhi cara kedua negara bertetangga tersebut berinteraksi dalam beberapa bulan mendatang terkait negosiasi yang lebih luas mengenai pakta perdagangan bebas. 

Ketentuan tersebut berlaku terlepas dari apakah barang-barang Kanada memenuhi syarat untuk mendapatkan perlakuan preferensial berdasarkan perjanjian perdagangan AS-Meksiko-Kanada, yang telah melindungi sebagian besar industri Kanada dari tarif AS sebelumnya.


Tag


TERBARU

[X]
×