kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

AS dan Thailand bertemu, untuk melawan pengaruh China di Asia Tenggara?


Jumat, 10 Juli 2020 / 16:02 WIB
ILUSTRASI. Prayut Chan-O-Cha tersenyum setelah upacara pengesahan Kerajaan mengangkatnya sebagai Perdana Menteri Thailand di Kantor Pemerintah di Bangkok, Thailand, 11 Juni 2019.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BANGKOK. Kepala Staf Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) Jenderal James McConville bertemu dengan Perdana Menteri Thailand pada Jumat (10 /7). Ini kunjungan tingkat tinggi pertama oleh delegasi asing ke negeri gajah putih sejak pandemi virus corona baru.

Melansir Reuters, Kedutaan Besar AS untuk Thailand mengatakan dalam pernyataan Jumat (10/7), McConville bertemu dengan Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha dan Kepala Militer Thailand Apirat Kongsompong juga menandatangani Pernyataan Visi Strategis.

Meski teks pernyataan yang Reuters dapat itu belum Kedutaan Besar AS untuk Thailand rilis, mereka menyebutkan, McConville dan Apirat "membahas modernisasi, interoperabilitas, pelatihan bersama, dan doktrin".

Baca Juga: Langgar HAM serius atas Muslim Uighur, AS jatuhkan sanksi ke pejabat China

Washington tampaknya berupaya meyakinkan sekutunya Thailand tentang komitmen terhadap kawasan Asia Tenggara.

AS telah berusaha untuk melawan pengaruh China di Asia Tenggara. Yang terbaru, dengan mengirim dua kapal induk ke Laut China Selatan sementara militer China melakukan latihan di dekat pulau-pulau yang juga diklaim oleh Vietnam.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×