kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 17.997   14,00   0,08%
  • IDX 6.171   -25,44   -0,41%
  • KOMPAS100 805   -6,13   -0,76%
  • LQ45 611   -3,99   -0,65%
  • ISSI 214   -0,40   -0,19%
  • IDX30 343   -2,70   -0,78%
  • IDXHIDIV20 425   -3,77   -0,88%
  • IDX80 92   -0,64   -0,69%
  • IDXV30 116   -1,03   -0,88%
  • IDXQ30 110   -0,91   -0,82%

AS desak Hong Kong ambil langkah yang jelas untuk atasi masalah publik


Selasa, 19 November 2019 / 05:22 WIB
ILUSTRASI. Seorang pemrotes berusaha memadamkan api di kampus Polytechnic University (PolyU) selama bentrokan dengan polisi di Hong Kong, 18 November 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Demonstran marah pada apa yang mereka lihat sebagai campur tangan Cina dalam kebebasan yang Hong Kong janjikan, ketika koloni Inggris itu kembali ke Pemerintahan Cina pada 1997 silam. Pemrotes mengatakan, mereka merespons penggunaan kekuatan yang berlebihan oleh polisi.

Baca Juga: Tentara China sempat turun ke jalan-jalan di Hong Kong, ada apa?

Keresahan itu merupakan tantangan rakyat yang paling berat bagi Presiden China Xi Jinping sejak ia berkuasa pada 2012. Beijing membantah telah mencampuri urusan Hong Kong dan menyalahkan negara-negara Barat karena mengobarkan keresahan.

Sebelumnya, Duta Besar China untuk Inggris Liu Xiaoming menuduh negara-negara asing, termasuk Amerika Serikat (AS) dan Inggris, mencampuri urusan dalam negeri Tiongkok melalui reaksi mereka terhadap kekerasan yang terjadi di Hong Kong.

"Beberapa negara Barat telah secara terbuka mendukung pelaku kekerasan ekstrem (di Hong Kong)," kata Liu dalam konferensi pers di London, Senin (18/11), seperti dikutip Reuters.




TERBARU

[X]
×