kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.062   62,00   0,34%
  • IDX 5.736   -204,78   -3,45%
  • KOMPAS100 758   -27,64   -3,52%
  • LQ45 571   -17,85   -3,03%
  • ISSI 199   -7,18   -3,49%
  • IDX30 324   -9,90   -2,96%
  • IDXHIDIV20 403   -9,33   -2,26%
  • IDX80 86   -3,04   -3,43%
  • IDXV30 110   -3,34   -2,95%
  • IDXQ30 105   -2,88   -2,67%

AS gandakan anggaran penilitian vaksin corona, mendekati US$ 1 miliar


Senin, 27 Juli 2020 / 10:52 WIB
ILUSTRASI.


Sumber: AFP | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Saat ini, AS sudah mencatat 146.000 kasus meninggal akibat Covid-19, dan menjadi yang tertinggi di dunia saat ini. Kasus infeksi baru juga masih terus bertambah setiap harinya.

Baca Juga: Survei medis: Lockdown tak efektif menekan angka kematian akibat Covid-19 di AS

Pad hari Rabu pekan lalu, pemerintah AS juga sudah berkomitmen untuk mendukung perusahaan BioNTech dan Pfizer untuk pengadaan 100 juta dosis vaksin.

Dalam kerja sama yang terjalin, AS menggelontorkan dana hingga US$ 1,95 miliar demi ratusan juta dosis vaksin tersebut.

Moderna sendiri berharap bisa menghasilkan 500 juta dosis per tahun dimulai pada tahun 2021 nanti. Jika dimungkinkan, 1 miliar vaksin bisa dihasilkan sampai akhir tahun depan.

Target tersebut memang sejalan dengan permintaan pemerintah AS yang menginginkan vaksin corona sudah tersedia setidaknya pada awal tahun 2021 nanti.

Baca Juga: Amerika Serikat rogoh kocek US$ 2 miliar demi dapatkan vaksin corona




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×