kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -1.000   -0,04%
  • USD/IDR 17.876   21,00   0,12%
  • IDX 6.277   -107,68   -1,69%
  • KOMPAS100 821   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,68   -1,37%
  • ISSI 216   -5,69   -2,56%
  • IDX30 347   -5,77   -1,63%
  • IDXHIDIV20 433   -6,98   -1,59%
  • IDX80 94   -1,46   -1,53%
  • IDXV30 119   -2,04   -1,69%
  • IDXQ30 112   -1,71   -1,50%

AS gandakan anggaran penilitian vaksin corona, mendekati US$ 1 miliar


Senin, 27 Juli 2020 / 10:52 WIB
ILUSTRASI.


Sumber: AFP | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Saat ini, AS sudah mencatat 146.000 kasus meninggal akibat Covid-19, dan menjadi yang tertinggi di dunia saat ini. Kasus infeksi baru juga masih terus bertambah setiap harinya.

Baca Juga: Survei medis: Lockdown tak efektif menekan angka kematian akibat Covid-19 di AS

Pad hari Rabu pekan lalu, pemerintah AS juga sudah berkomitmen untuk mendukung perusahaan BioNTech dan Pfizer untuk pengadaan 100 juta dosis vaksin.

Dalam kerja sama yang terjalin, AS menggelontorkan dana hingga US$ 1,95 miliar demi ratusan juta dosis vaksin tersebut.

Moderna sendiri berharap bisa menghasilkan 500 juta dosis per tahun dimulai pada tahun 2021 nanti. Jika dimungkinkan, 1 miliar vaksin bisa dihasilkan sampai akhir tahun depan.

Target tersebut memang sejalan dengan permintaan pemerintah AS yang menginginkan vaksin corona sudah tersedia setidaknya pada awal tahun 2021 nanti.

Baca Juga: Amerika Serikat rogoh kocek US$ 2 miliar demi dapatkan vaksin corona




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×