kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.754.000   -31.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.899   76,00   0,43%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

AS segera beri sanksi baru ke Rusia


Kamis, 24 Juli 2014 / 08:17 WIB
ILUSTRASI. Manfaat buah anggur untuk kesehatan.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

WASHINGTON. Pemerintah AS saat ini tengah memperdebatkan mengenai sanksi terbaru terhadap Rusia. Menurut Deputy National Security Adviser Ben Rhodes, AS juga mengimbau Uni Eropa untuk mengikuti langkah mereka dengan memberikan pinalti tersendiri bagi Rusia.

Rhodes menegaskan, pemerintahan Presiden Vladimir Putin kian terisolasi karena dukungannya kepada kelompok separatis Ukraina.

"Dukungan terhadap kelompok separatis Ukraina kembali menembak balik mereka yakni dengan terkena isolasi internasional dan sanksi," jelas Rhodes. Namun, dia tak memberikan waktu yang jelas sampai kapan aksi isolasi atas Rusia ini akan dilakukan.

Seperti yang diketahui, sejak terjadinya penembakan jatuh pesawat Malaysian Airlines oleh kelompok separatis Ukraina, AS meningkatkan pemberian sanksi terhadap Rusia untuk mengetatkan ekonomi Rusia.

Kemarin, Uni Eropa juga mengancam akan meningkatkan sanksi atas Rusia kecuali jika Putin memberikan jalan  untuk investigasi atas musibah kecelakaan Malaysia Airlines dan mengakhiri dukungannya terhadap kelompok pemberontak Ukraina.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×