kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

AS Siap Luncurkan Sistem Pengembalian (Refund) Tarif Mulai 20 April 2026, Apa Itu?


Rabu, 15 April 2026 / 01:43 WIB
AS Siap Luncurkan Sistem Pengembalian (Refund) Tarif Mulai 20 April 2026, Apa Itu?
ILUSTRASI. Pemerintahan AS Presiden Donald Trump berencana meluncurkan sistem yang akan digunakan untuk mengeluarkan pengembalian dana (refund) kepada para importir Amerika Serikat atas tarif senilai US$ 166 miliar. (Reuters/Marcos Brindicci)


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Pemerintahan AS Presiden Donald Trump berencana meluncurkan sistem yang akan digunakan untuk mengeluarkan pengembalian dana (refund) kepada para importir Amerika Serikat atas tarif senilai US$ 166 miliar yang telah dibayarkan perusahaan-perusahaan, pada Senin (20/4/2026) depan. 

Tarif tersebut sebelumnya dibatalkan oleh Mahkamah Agung AS pada Februari karena dinilai tidak sah secara hukum.

Melansir Reuters, Badan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (U.S. Customs and Border Protection/CBP) menyampaikan dalam dokumen pengadilan pada Selasa (14/4/2026) bahwa pihaknya telah menyelesaikan pengembangan tahap awal sistem refund tersebut, yang dikenal dengan nama CAPE.

Sistem ini akan mengonsolidasikan pengembalian dana sehingga importir akan menerima satu pembayaran elektronik, termasuk bunga jika berlaku, dibandingkan sebelumnya yang diproses berdasarkan setiap entri pengiriman satu per satu.

Pejabat CBP Brandon Lord menyampaikan pernyataan tersebut dalam dokumen yang diajukan ke Pengadilan Perdagangan Internasional (Court of International Trade) yang berbasis di New York. CBP juga mengungkapkan tanggal peluncuran CAPE dalam pengumuman terpisah pada Jumat.

Baca Juga: Menkeu AS Serukan The Fed Agar Pangkas Suku Bunga, Ini Alasannya

Mahkamah Agung AS memutuskan bahwa Trump telah melampaui kewenangannya saat menerapkan tarif global secara luas berdasarkan International Emergency Economic Powers Act (IEEPA), undang-undang tahun 1977 yang seharusnya digunakan untuk kondisi darurat nasional.

Dalam dokumen pengadilan pada Selasa disebutkan bahwa hingga 9 April, sekitar 56.497 importir telah menyelesaikan proses untuk menerima pengembalian dana elektronik atas tarif yang terdampak putusan pengadilan tersebut, dengan total nilai mencapai US$ 127 miliar.

CBP menyatakan bahwa sistem refund tersebut akan diluncurkan secara bertahap.

Lord mengatakan dalam pernyataannya bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan opsi untuk memproses pengembalian dana atas sebagian entri pengiriman yang terkena tarif senilai US$ 2,9 miliar. Menurutnya, entri tersebut biasanya membutuhkan pemrosesan manual, yang dapat secara drastis meningkatkan beban kerja dan mengalihkan personel dari operasional perdagangan serta tugas penegakan hukum CBP.

Setelah putusan Mahkamah Agung, para importir mengajukan gugatan untuk meminta pengembalian dana ke Pengadilan Perdagangan Internasional, yang saat ini memantau pengembangan sistem refund tersebut.

Tonton: Turki Peringatkan Israel: Tak Bisa Hidup Tanpa Musuh! Ankara Jadi Target Berikutnya?

Menurut dokumen pengadilan, lebih dari 330.000 importir telah membayar tarif yang dipermasalahkan untuk 53 juta pengiriman barang impor.

CBP mengatakan sistem CAPE pada tahap awal akan memproses pengembalian dana untuk barang impor terbaru dan entri yang dianggap sederhana. Banyak importir kecil khawatir biaya proses pengembalian dana akan lebih besar dibanding manfaat yang diterima, sehingga beberapa perusahaan terpaksa mencari opsi pembiayaan kreatif terkait proses refund.

Trump mengecam Mahkamah Agung setelah putusan tersebut, lalu menerapkan tarif global sementara yang baru berdasarkan undang-undang lain. Namun, kebijakan tarif baru itu juga telah digugat di pengadilan.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×