kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

AS tambah lima tersangka militan ke daftar teroris global


Sabtu, 07 Agustus 2021 / 08:14 WIB
ILUSTRASI. Menteri Luar Negeri Antony Blinken


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengumumkan, ada penambahan lima tersangka militan Islam ke dalam daftar Teroris Global atawa Specially Designated Global Terrorist (SDGT). 

Dengan masuk ke daftar ini, maka AS akan melakukan pemblokiran kepemilikan atau kepentingan apa pun atas properti yang berada di Negeri Paman Sam  yang mereka miliki.

Penunjukan tersebut juga mengekspos kemungkinan sanksi AS terhadap individu atau lembaga keuangan asing yang terlibat dalam transaksi tertentu dengan kelima tersangka baru tersebut.

Dalam daftar yang dirilis Jumat (6/8), Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menyebut ada nama Bonomade Machude Omar, yang merupakan komandan militer senior afiliasi ISIS di Mozambik. Omar memimpin sekelompok ekstremis yang membunuh puluhan orang dalam serangan di Hotel Amarula di kota Palma pada bulan Maret lalu.

Baca Juga: Dipimpin Rusia, 1.500 tentara dari tiga negara akan menggelar latihan anti terorisme

Dia juga bertanggung jawab atas serangan di tempat lain di Mozambik dan di Tanzania, tambah Blinken dalam pernyataannya.

Selain itu, ada Sidang Hitta dan Salem Ould al-Hasan, pemimpin senior Jama'at Nusrat al-Islam wal-Muslimin yang berbasis di Mali. Lalu, Ali Mohamed Rage dan Abdikadir Mohamed Abdikadir, yang merupakan pemimpin kelompok al Shabaab Somalia. 

Selanjutnya: Presiden Macron jadi salah satu target spyware Pegasus buatan Israel




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×