kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45789,82   1,25   0.16%
  • EMAS1.008.000 0,10%
  • RD.SAHAM 0.17%
  • RD.CAMPURAN 0.10%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

AS tempatkan rudal di Asia, Rusia: Bisa bahayakan pencegah nuklir kami


Sabtu, 19 September 2020 / 07:35 WIB
AS tempatkan rudal di Asia, Rusia: Bisa bahayakan pencegah nuklir kami
ILUSTRASI. Rudal Balistik Antarbenua (ICBM) milik Rusia.

Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Kemungkinan penyebaran rudal jarak menengah berbasis darat oleh Amerika Serikat (AS) di Asia akan memengaruhi kepentingan keamanan nasional Rusia dan membahayakan potensi pencegahan nuklirnya, Duta Besar Rusia untuk AS Anatoly Antonov mengatakan. 

"Kemungkinan penyebaran rudal berbasis darat jarak menengah AS di Asia tidak hanya akan mengganggu keseimbangan militer-politik di kawasan dan stabilitas strategis global, tetapi juga akan secara langsung mempengaruhi kepentingan keamanan nasional Rusia," kata Antonov dalam wawancara dengan Nikkei Asian Review, seperti dikutip kantor berita TASS. 

Faktanya adalah, Asia terletak dekat perbatasan Rusia. Lalu, fasilitas Angkatan Laut dan pangkalan Armada Pasifik AS, rumah bagi pasukan strategis kapal selam, ada di Asia. "Pengerahan sistem baru AS di sana akan membahayakan pencegah nuklir kami," ungkap Antonov.

"Para mitra Amerika Serikat, mungkin, harus dengan hati-hati mempertimbangkan semua konsekuensi destabilisasi dari langkah yang sarat dengan peningkatan ketegangan lebih lanjut dan perlombaan senjata," ujarnya. 

Baca Juga: AS ancam Rusia untuk menyetujui perjanjian senjata nuklir sebelum pilpres

Ditolak mentah-mentah oleh AS

Hanya, Antonov menegaskan, Rusia tidak tertarik untuk meningkatkan ketegangan, baik di kawasan Asia-Pasifik atau di mana pun di dunia, atawa pada awal perlombaan senjata yang merusak secara ekonomi. 

"Saya berharap, Amerika Serikat dan sekutu regionalnya berbagi pendekatan ini. Kami siap untuk melakukannya. bekerjasama, keinginan kami tetap dibahas," kata dia. 



TERBARU

[X]
×