kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.768.000   18.000   0,65%
  • USD/IDR 17.751   7,00   0,04%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

AS tuding Korea Utara dalang virus WannaCry


Selasa, 19 Desember 2017 / 11:56 WIB


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Pemerintah Amerika Serikat menuduh Korea Utara sebagai dalang di balik serangan virus siber WannaCry yang melanda dunia pada awal tahun ini.

Penasihat keamanan dalam negeri Amerika Serikat, Tom Bosset, dalam sebuah publikasi yang terbit di Wall Street Journal, Senin (18/12) menyebutkan serangan virus digital WannaCry yang menerpa institusi rumah sakit, bank dan berbagai korporasi global merupakan aksi dari Korea Utara.

"Serangan ini sangat luas dan menghabiskan biaya hingga miliaran, dan Korea Utara secara langsung bertanggung jawab," kata Tom seperti dilansir Reuters, Selasa (19/12).

Hari ini, seorang staf pemerintah senior mengatakan, Gedung Putih akan memberikan pernyataan formal.

Sebelumnya, pemerintah AS telah melakukan penyidikan pada entitas hacker bernama Lazarus Group, yang bekerja untuk Pemerintah Korea Utara. Kelompok ini juga yang dikatakan bertanggung jawab terhadap bocornya informasi Sony Pictures Entertainment pada tahun 2014 mengenai komunikasi korporasi, menghancurkan sejumlah dokumen dan mengakibatkan dipecatnya beberapa eksekutif perusahaan tersebut.

Pemerintah Korea Utara telah berulang kali menolak tuduhan sebagai dalang virus WannaCry dan menyatakan tuduhan tersebut sebagai kampanye pelecehan nama baik.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×