kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

AS: Uji coba rudal balistik China semakin mengguncang situasi di Laut China Selatan


Jumat, 28 Agustus 2020 / 13:12 WIB
ILUSTRASI. Logo Pentagon terlihat di belakang podium di ruang briefing di Pentagon di Arlington, Virginia, AS, 8 Januari 2020.


Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

Menurut Pentagon, Amerika Serikat telah mendesak China pada Juli lalu untuk mengurangi "militerisasi dan pemaksaan" di wilayah Laut China Selatan.

Sebaliknya, "RRC memilih untuk meningkatkan aktivitas latihan militernya dengan menembakkan rudal balistik," sebut Pentagon.

Sebelumnya, Kamis (27/8), Beijing mengecam Washington atas daftar hitam dua lusin perusahaan milik negara China yang terlibat dalam membangun dan memasok pangkalan militer China di Laut China Selatan.

Baca Juga: Terlibat militerisasi di Laut China Selatan, AS jatuhkan sanksi ke BUMN Tiongkok

"Kata-kata Amerika Serikat sangat mengganggu urusan dalam negeri China. Itu sepenuhnya logika tirani dan politik kekuasaan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian.

"China akan mengambil langkah tegas untuk menegakkan hak dan kepentingan sah perusahaan dan individu China," ujarnya seperti dilansir Channel News Asia.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×