kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.869   23,00   0,14%
  • IDX 8.963   26,62   0,30%
  • KOMPAS100 1.236   6,73   0,55%
  • LQ45 871   3,33   0,38%
  • ISSI 326   2,30   0,71%
  • IDX30 442   2,44   0,56%
  • IDXHIDIV20 522   4,49   0,87%
  • IDX80 137   0,75   0,55%
  • IDXV30 145   1,43   0,99%
  • IDXQ30 142   1,13   0,81%

Atasi Obesitas, Inggris Akan Kenakan Pajak Gula pada Minuman Berbahan Dasar Susu


Selasa, 25 November 2025 / 20:41 WIB
Atasi Obesitas, Inggris Akan Kenakan Pajak Gula pada Minuman Berbahan Dasar Susu
ILUSTRASI. Mulai 2028, Inggris kenakan pajak gula pada milkshake dan kopi susu kemasan, serta minuman nabati bergula, guna tekan obesitas.


Sumber: Thomson Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - LONDON. Departemen Kesehatan Inggris mengungkapkan, Inggris akan menghapus pembebasan pajak gula untuk minuman berbahan dasar susu kemasan, termasuk milkshake dan kopi susu dalam kemasan botol. Ini merupakan bagian dari upaya untuk mengekang "epidemi obesitas".

Mengutip Reuters, Selasa 25/11/2025), pajak gula, yang juga dikenal sebagai Pajak Industri Minuman Ringan (SDIL), menargetkan minuman kemasan seperti yang dijual dalam kaleng dan karton di supermarket.

Kebijakan ini diperkenalkan pada tahun 2016 oleh pemerintah Konservatif saat itu untuk membantu menurunkan obesitas, terutama di kalangan anak-anak, dengan menawarkan insentif pajak bagi produsen minuman untuk mengurangi gula dalam resep mereka.

Baca Juga: PM Taiwan: Tak Ada Opsi Kembali ke China Usai Xi Tekan Klaim Kedaulatan

Departemen Kesehatan menyatakan bahwa pengecualian ini akan berakhir pada Januari 2028, memberikan waktu dua tahun bagi industri minuman ringan untuk reformulasi.

Milkshake open-cup yang disiapkan di kafe, bar, dan restoran akan tetap berada di luar cakupan pajak, begitu pula susu sapi tawar dan minuman susu lainnya tanpa tambahan gula.

Namun, pemerintah akan mengurangi ambang batas bawah SDIL yang berlaku saat ini dari 5 gram gula total per 100 ml menjadi 4,5 gram gula total per 100 ml.

Pemerintah juga akan menghapus pengecualian untuk minuman pengganti susu (berbasis nabati) dengan tambahan gula.

"Pemerintah tetap berkomitmen untuk mengatasi epidemi obesitas dan mempertimbangkan untuk memprioritaskan sistem pencegahan sebagai instrumen dalam mengatasi dampak kesehatan dan ekonomi dari obesitas," kata Departemen Kesehatan.

Baca Juga: Trump dan Xi Gelar Pembicaraan Pertama Sejak Gencatan Dagang

Disebutkan bahwa perubahan tersebut diperkirakan akan menghasilkan tambahan penerimaan pajak hingga 45 juta pound (US$ 59 juta) per tahun mulai tahun 2028 dan akan dimasukkan dalam anggaran Menteri Keuangan Rachel Reeves untuk tahun 2025 yang akan diumumkannya pada hari Rabu.

($1 = 0,7627 pound)




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×