kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

Awas! China memperingatkan, virus corona baru bisa bermutasi


Rabu, 22 Januari 2020 / 15:48 WIB
ILUSTRASI. Seorang wanita mengenakan masker berjalan melewati poster peringatan kesehatan di sebuah rumah sakit di Hong Kong, China, 21 Januari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China memperingatkan, virus mirip SARS yang telah menewaskan sembilan orang, menginfeksi ratusan orang, dan menyebar ke negara lain, bisa bermutasi. Karena itu, mereka berusaha mengatasi wabah itu.

Virus corona baru telah menyalakan alarm karena kemiripannya dengan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome), yang menewaskan hampir 650 orang di seluruh China dan Hong Kong pada 2002-2003.

Penyakit ini menular melalui saluran pernapasan. "Ada kemungkinan mutasi virus dan penyebaran penyakit ini lebih lanjut," kata Wakil Menteri Kesehatan Nasional China Li Bin dalam konferensi pers di Beijing, Rabu (15/1), seperti dikutip Channelnewsasia.com.

Baca Juga: Lupakan politik, Presiden Taiwan minta China berbagi informasi soal virus corona

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan mengadakan pertemuan darurat, Rabu (21/1), untuk menentukan, apakah akan mengumumkan keadaan darurat kesehatan masyarakat global yang jarang terjadi atas penyakit tersebut.

Selain di China, virus misterius yang mematikan itu terdeteksi di Amerika Serikat, Taiwan, Thailand, Jepang, dan Korea Selatan.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×