kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

BYD Luncurkan Blade Battery Generasi Kedua, Bisa Isi Daya Cepat di Suhu Ekstrem


Kamis, 05 Maret 2026 / 20:15 WIB
BYD Luncurkan Blade Battery Generasi Kedua, Bisa Isi Daya Cepat di Suhu Ekstrem


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Produsen mobil listrik asal China BYD meluncurkan Blade Battery generasi kedua yang diklaim memiliki kemampuan pengisian daya sangat cepat bahkan di lingkungan bersuhu sangat dingin.

Peluncuran baterai terbaru ini diumumkan oleh Chairman BYD, Wang Chuanfu, dalam sebuah acara di kantor pusat perusahaan di Shenzhen pada Kamis (5/3/2026).

Baca Juga: Staf Asing BP Dievakuasi dari Ladang Minyak Rumaila Irak Setelah Insiden Drone

Wang mengatakan baterai terbaru tersebut memiliki kecepatan pengisian yang disebutnya “disruptif”, terutama saat digunakan dalam kondisi suhu ekstrem.

Menurutnya, Blade Battery generasi kedua mampu mengisi daya dari 20% hingga 97% dalam waktu kurang dari 12 menit, bahkan pada suhu minus 20 derajat Celsius.

Dengan kemampuan tersebut, kendaraan dapat menempuh jarak hingga 777 kilometer dalam sekali pengisian.

Selain itu, baterai ini juga dirancang dengan kepadatan energi yang lebih tinggi, sehingga memungkinkan jarak tempuh lebih dari 1.000 kilometer pada model mobil premium BYD seperti Denza Z9GT dan Yangwang U7.

Wang juga menyebut baterai tersebut telah melewati berbagai uji keselamatan yang bahkan melampaui standar nasional terbaru di China.

Peluncuran teknologi baru ini dilakukan di tengah upaya BYD untuk mengembalikan momentum penjualan di pasar kendaraan listrik domestik yang semakin kompetitif setelah mengalami penurunan penjualan baru-baru ini.

Baca Juga: Israel Gempur Teheran, Konflik AS–Iran Meluas dan Guncang Ekonomi Global

Selain memperkenalkan baterai baru, BYD juga menargetkan ekspansi jaringan “Flash Charging” secara agresif.

Perusahaan berencana membangun 20.000 stasiun pengisian cepat hingga akhir 2026, termasuk 2.000 stasiun di jalan tol.

Saat ini, BYD telah membangun lebih dari 4.000 stasiun pengisian hingga 5 Maret 2026.


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×