kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.888   30,00   0,17%
  • IDX 6.038   -79,17   -1,29%
  • KOMPAS100 790   -4,20   -0,53%
  • LQ45 596   -2,80   -0,47%
  • ISSI 210   -2,65   -1,25%
  • IDX30 337   -1,37   -0,41%
  • IDXHIDIV20 413   -2,62   -0,63%
  • IDX80 90   -0,41   -0,45%
  • IDXV30 111   -0,79   -0,71%
  • IDXQ30 108   -0,31   -0,29%

Badan Cuaca PBB: Dekade 2015-2025 Terpanas Sejak 1850


Senin, 23 Maret 2026 / 11:27 WIB
Badan Cuaca PBB: Dekade 2015-2025 Terpanas Sejak 1850
ILUSTRASI. Dekade 2015-2025 resmi menjadi yang terpanas sepanjang masa


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JENEWA. Badan Cuaca PBB mengonfirmasi tahun antara 2015-2025 menjadi dekade paling panas sejak pencatatan dimulai. Di mana, cuaca pada tahun 2025 berada di peringkat kedua atau ketiga secara keseluruhan.

Berdasarkan laporan Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) pada Senin (23/3/2026), cuaca di tahun 2015-2025 menjadi 11 tahun terpanas sejak pencatatan dimulai pada tahun 1850.

Tahun 2025 merupakan tahun terpanas kedua atau ketiga yang pernah tercatat, menurut laporan  "Keadaan Iklim Global" WMO. Di mana tercatat cuaca di tahun lalu sekitar 1,43 derajat Celcius di atas rata-rata pra-industri.

Hal ini mengonfirmasi laporan sebelumnya dari WMO bahwa tahun 2025 adalah salah satu dari tiga tahun terpanas yang pernah tercatat.

Baca Juga: China Menyambut Rencana Investasi dari Temasek Singapura

Laporan tersebut menyatakan bahwa hilangnya massa gletser di lokasi-lokasi penting termasuk di antara lima yang terburuk yang pernah tercatat, dengan penurunan luar biasa dilaporkan di Islandia dan Amerika Utara.

"Keadaan iklim global berada dalam keadaan darurat. Planet Bumi sedang didorong melampaui batas kemampuannya. Setiap indikator iklim utama menunjukkan tanda bahaya," kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

"Laporan tersebut juga menegaskan bahwa tahun 2024 adalah tahun terpanas dengan suhu sekitar 1,55 derajat Celcius di atas rata-rata pra-industri."

Sejumlah pemerintahan berjanji berdasarkan Perjanjian Paris 2015 untuk mencoba menghindari kenaikan suhu global melebihi 1,5 derajat Celcius.


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×