kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.753   44,00   0,25%
  • IDX 6.525   7,36   0,11%
  • KOMPAS100 852   3,39   0,40%
  • LQ45 644   2,00   0,31%
  • ISSI 229   -0,13   -0,06%
  • IDX30 360   1,47   0,41%
  • IDXHIDIV20 443   4,53   1,03%
  • IDX80 97   0,33   0,34%
  • IDXV30 124   2,23   1,83%
  • IDXQ30 115   0,70   0,62%

Baht Thailand Melemah Paling Dalam, Mayoritas Mata Uang Asia Bergerak Terbatas


Selasa, 21 Juli 2026 / 09:18 WIB
Baht Thailand Melemah Paling Dalam, Mayoritas Mata Uang Asia Bergerak Terbatas
ILUSTRASI. Mata uang baht Thailand (REUTERS/Thomas White)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pergerakan mayoritas mata uang Asia terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung terbatas pada perdagangan Selasa (21/7/2026).

Di antara mata uang kawasan, baht Thailand mencatat pelemahan harian terbesar.

Baca Juga: Korps Garda Revolusi Iran Sebut Dua Tanker Terbakar di Selat Hormuz

Mengutip data Reuters hingga pukul 02.01 GMT, baht melemah 0,24% ke level 33,70 per dolar AS.

Sementara itu, won Korea Selatan turun 0,14%, disusul dolar Taiwan yang melemah 0,11% dan peso Filipina yang turun 0,04%.

Di sisi lain, beberapa mata uang Asia justru menguat terhadap dolar AS. Rupiah terapresiasi 0,06% ke level Rp 17.920 per dolar AS, sementara ringgit Malaysia naik 0,07%, yuan China menguat 0,05%, dan dolar Singapura bertambah 0,03%.

Adapun yen Jepang bergerak relatif stabil dengan pelemahan tipis 0,01%, sedangkan rupee India tidak mengalami perubahan.

Baca Juga: Usai Skandal Audit, KPMG Australia Percayakan Kursi CEO kepada John Sams

Kinerja sejak awal 2026

Secara year-to-date (YTD), rupiah masih menjadi salah satu mata uang Asia dengan pelemahan terdalam terhadap dolar AS.

Sejak akhir 2025, rupiah telah terdepresiasi sekitar 6,98%, sedikit lebih besar dibandingkan pelemahan baht Thailand 6,68% dan rupee India 6,82%.

Baca Juga: Indeks Dolar Dekati Puncak Sepekan Selasa (21/7), Investor Pantau Perang AS-Iran

Won Korea Selatan turun 2,73%, dolar Taiwan melemah 2,62%, peso Filipina kehilangan 4,66%, sementara dolar Singapura dan ringgit Malaysia masing-masing turun 0,40% dan 0,76%.

Berbeda dengan mayoritas mata uang Asia, yuan China justru menguat sekitar 3,29% terhadap dolar AS sejak awal tahun 2026.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×