kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Bank hati-hati di sektor minyak, dua trader minyak Singapura klaim kondisi sehat


Kamis, 23 April 2020 / 18:25 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: Crude oil is dispensed into a bottle in this illustration photo June 1, 2017. REUTERS/Thomas White/File Photo


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

Trader lain yang ikut menanggapi rumor pasar atas kesulitan keuangan adalah Winson. Sumber Bloomberg menyebutkan, perusahaan ini mampu memenuhi semua kewajiban bank dan pemasok. Perdagangan yang dilakukan Winson disebut cukup transparan dan tidak memiliki piutang rekening terbuka dengan Hin Leong atau perusahaan asosiasinya. 

Dalam perdagangan akun terbuka, penjual tidak meminta pembeli untuk menyerahkan surat kredit sebelum pertukaran kepemilikan kargo, dan akan melepaskan pengiriman tanpa jaminan pembayaran dari pihak ketiga seperti bank. Transaksi ini biasanya dicadangkan untuk rekanan yang tepercaya dan layak kredit karena tidak melindungi penjual dari wanprestasi atau non-pembayaran.

Baca Juga: ABN Amro dan 19 bank lain tagih utang trader minyak Hin Leong US$ 3,85 miliar

Bank telah lebih cermat meneliti dan menilai eksposur ke sektor minyak. Bank juga lebih memilih untuk mengalihkan dana ke segmen lain seperti farmasi dan layanan kesehatan yang dianggap memiliki risiko lebih rendah. 

Pengurangan pembiayaan yang diberikan kepada pedagang minyak, bisa melumpuhkan sektor ini dan perusahaan lebih kecil yang kurang layak kredit.




TERBARU

[X]
×