Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Bank sentral China, People's Bank of China (PBOC), kembali tidak menyalurkan dana melalui skema reverse repo tenor tujuh hari dalam operasi pasar terbuka pada Kamis (13/8/2026).
Langkah tersebut menjadi hari ketiga berturut-turut PBOC mencatatkan volume reverse repo tujuh hari sebesar nol, berdasarkan pernyataan yang dipublikasikan bank sentral China.
Baca Juga: Inflasi Grosir Jepang Melonjak, Peluang Kenaikan Suku Bunga BOJ September Menguat
PBOC menyebut keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kebutuhan para primary dealers.
Secara terpisah, PBOC pada Rabu (12/8) mengatakan akan menjalankan operasi reverse repo overnight hingga 600 miliar yuan atau sekitar US$88,98 miliar per hari pada 14 Agustus serta 17-19 Agustus 2026.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bank sentral China dalam mengelola kondisi likuiditas di sistem perbankan.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun Kamis (13/8) Pagi, Brent ke US$87,69 dan WTI ke US$81,97
PBOC menggunakan instrumen reverse repo jangka pendek untuk menyesuaikan kondisi likuiditas dan menjaga kestabilan pasar uang sesuai kebutuhan perekonomian.













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
