Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - SEOUL. Bank of Korea (BOK) atau bank sentral Korea Selatan menaikkan suku bunga acuan sebesar seperempat poin persentase menjadi 3,00% pada hari Kamis (27/8/2026).
Keputusan BOK menaikkan suku bunga 25 basis points (bps), sesuai perkiraan para analis. Hal tersebut juga memberikan kenaikan suku bunga untuk kedua kali secara berturut-turut.
Kenaikan suku bunga acuan menjadi 3% ini dilakukan BOK karena inflasi Korea Selatan tetap di atas target, sementara risiko stabilitas keuangan tetap ada.
Baca Juga: Nvidia Dikabarkan Bakal Akuisisi Hugging Face, Nilai Kesepakatan Capai US$ 13 Miliar
Dewan kebijakan moneter beranggotakan tujuh orang di BOK memilih untuk menaikkan suku bunga repo tujuh hari sebesar 25 bps, sebuah keputusan yang diprediksi oleh 18 dari 35 ekonom yang disurvei dalam jajak pendapat Reuters.
Dengan kebijakan ini, maka suku bunga acuan mencapai posisi tertinggi sejak Januari 2025.
Inflasi Korea Selatan terus naik dan mencapai 2,6% di Juli 2026. Padahal, BOK menargetkan inflasi berada di level 2% untuk tahun ini.
Gubernur Shin Hyun Song akan mengadakan konferensi pers pada pukul 0210 GMT














